SuaraJatim.id - Polisi meringkus dua pemuda berinsial AG (25) dan L (18) lantaran terlibat dalam kasus peredaran pil koplo. Keduanya merupakan penggemar klub sepakbola berbeda, yakni Arsenal dan Persebaya Surabaya.
Ternyata, polisi sudah mengintai gerak-gerik kedua remaja tersebut. Penangkapan dilakukan kala AG dan L bertemu di Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat dengan mengenakan pakaian beratribut klub sepak bola favorit masing-masing pada Kamis (4/4/2019). AG mengenakan kaos beratribut Arsenal dan L beratribut Persebaya.
Pertemuan mereka rupanya dipantau aparat kepolisian. Begitu transaksi dilakukan, mereka pun dibekuk. Dari tangan keduanya, polisi menyita 48 butir Trihexyphenidyl berlogo Y, ponsel, dan uang tunai Rp 200 ribu. Dari pengakuan mereka, diketahui jika AG membeli pil koplo untuk diedarkan kembali kepada L.
Mereka mengaku tak menjual pil koplo ke kalangan pelajar.
“Tapi kami masih mengembangkan penyelidikan,” kata Kepala Kepolisian Sektor Kalisat Ajun Komisaris Sukari seperti dilansir Beritajatim.com, Senin (8/4/2019).
Berita Terkait
-
Pecundangi Madura United, Persebaya Tantang Arema di Final Piala Presiden
-
Belum Ada Gol, Madura United dan Persebaya Sama Kuat di Babak Pertama
-
Sebelum Tusuk Empat Polisi, Terduga Teroris Salim Pura-Pura Serahkan Diri
-
Alat Bukti Kasus Foto Syur Editan Ferdinand Ditelisik di Lab Digital Polri
-
Djanur: Persebaya Tetap Incar Kemenangan di Leg Kedua untuk Lolos ke Final
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi