SuaraJatim.id - Seorang pria berinisial AM, warga Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditangkap Kepolisian Resor (Polres) Malang lantaran tega mencabuli anak tirinya yang mengalami keterbelakangan mental.
Akibat perbuatan AM, korban berinisial J (20) yang dipaksa beberapa kali melayani nafsu bejat ayah tirinya tersebut, kini hamil tujuh bulan.
Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana menjelaskan selama ini korban tinggal bersama ayah tirinya sekaligus pelaku selama 16 bulan.
"Sehari-hari, korban bersama ayah tirinya tinggal satu rumah. Sementara ibu kandung korban bekerja sebagai TKW di Malaysia,” ungkap Iriana dilansir Berita Jatim - jaringan Suara.com, Rabu (24/4/2019) sore.
Iriana mengemukakan, kondisi korban tidak seperti orang normal pada umumnya. Selain gagap dalam berbicara, korban juga lambat untuk berpikir.
"Saat disetubuhi korban diancam. Alasannya, tidur bersama. Persetubuhan dilakukan tersangka sejak bulan September 2018 lalu," ujarnya.
Iriana melanjutkan, kasus ini terbongkar setelah terlihat adanya perubahan fisik dari korban yang sedang hamil.
"Korban kini hamil 7 bulan. Terungkap setelah keponakan korban melihat ada perubahan fisik korban. Awalnya pelaku sempat mengelak dan menuduh orang lain. Setelah korban diperiksakan ke bidan barulah diketahui jika tersangka yang menyetubuhi ayah tirinya sendiri,” beber Iriana.
Sementara itu, AM mengaku khilaf saat pertama kali menyetubuhi anak tirinya.
Baca Juga: Berkas Caleg Terduga Pencabulan Anak Dilimpahkan Ke Kejaksaan
"Saya khilaf mas. Lima kali saya setubuhi," kata tersangka yang mengaku bekerja sebagai penjual ayam.
Atas perbuatanya, AM terancam hukuman 12 tahun penjara. Tersangka di jerat pasal 46 UU nomer 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT jo pasal 286 KUHP.
Berita Terkait
-
Kerja KPU Yogyakarta Tak Terganggu karena Anggotanya Dipecat Cabuli PPK
-
Anggota KPU Yogyakarta Dipecat karena Cabuli Perempuan PPK Kecamatan
-
Cabuli Belasan Murid di Ruang Kepsek, Guru YT Dikenal Baik dan Pintar
-
Bejat! Oknum Guru SD Cabuli Belasan Murid di Ruang Kepala Sekolah
-
Nasib Pilu Siswi SMP di Kapuas Usai 6 Hari Kabur Bareng Pacar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh