SuaraJatim.id - Kasus pemukulan atau penganiayaan yang dilakukan Pilot Lion Air berinisial AG terhadap pegawai La Lisa Hotel Surabaya berinisial R, kini diambil alih Polda Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan pelaku akan dipanggil sebagai saksi pada Rabu (8/5/2019).
"Kasus pemukulan diambil alih Polda Jatim. Kasus ini sebelumnya dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada tanggal 3 Mei 2019, besok kita panggil yang bersangkutan," ujar Barung, Selasa (7/5/2019).
Barung menegaskan, Polda Jatim akan melakukan penegakan hukum yang sesuai dengan apa yang terjadi di TKP yaitu ada empat kali pemukulan. Dirinya meyakinkan, dalam kasus ini Polda Jatim akan melakukan penangan kasus ini secara serius.
"Artinya besok akan kita panggil sebagai saksi dan kemungkinan akan jadi tersangka. Ditahan atau tidak ditahan, pasti ada kejutan," tegasnya.
Lebih lanjut, Barung mengatakan pengambilalihan kasus pemukulan oleh Polda Jatim, lantaran kasus ini tengah menjadi perhatian publik.
"Selain itu, kita tidak ingin adanya intervensi terlalu besar dan ini adalah penekanan daripada pimpinan. Kita harapkan setelah diambil alih ada peningkatan hukum, pungkasnya.
Sebelumnya, korban penganiayaan Pilot Lion Air yang terjadi di La Lisa Hotel Surabaya akhirnya melapor ke Polrestabes Surabaya, Jumat (3/5/2019) malam.
Pegawai La Lisa Hotel berinisial R tersebut mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, sekitar pukul 18.59 WIB dengan didampingi atasannya, General Manager (GM) La Lisa Hotel Rahmi D Paris dan empat orang lainnya.
Baca Juga: Dianiaya Pilot Lion Air, Pegawai Hotel Surabaya Akhirnya Lapor Polisi
Informasi di lapangan, R dan rombongan itu melapor ke SPKT setelah melakukan visum dokter seperti yang disarankan kepolisian.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah