Surokim mengatakan masih banyak kekayaan budaya Madura yang belum terangkat ke publik, karenanya belum banyak orang yang mengetahui kazanah budayanya, termasuk keberadaan Masjid Sokambang dan peninggalan raja-rajanya pada masa lalu.
Penulis buku Madura 2020 dan Madura 2030 itu menambahkan, literasi rinci mengenai Madura juga masih sedikit karena tidak banyak penulis dan ahli sejarah yang datang dan melakukan penelitian di Madura. Padahal ada temuan benda bersejarah seperti nisan kuno dengan ukiran kalimat syahadat, shalawat nabi dan tulisan Jawa Kuno Caraka di sana.
"Untuk sisi timur, Sumenep memang dikenal memiliki kebudayaan yang tinggi dengan pola bahasa lebih halus dibanding daerah lain di Madura, hal ini bisa menjadi bukti tingginya kebudayaan di wilayah itu," kata Surokim, dosen komunikasi politik, media dan opini publik di Universitas Trunojo Madura.
Dia menekankan pentingnya lebih banyak penelitian mengenai sejarah dan budaya Madura untuk mengungkap misteri yang masih terpendam mengenai masa lalunya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Masih Ingat Masjid Kapal 'Bahtera Nuh' ? Intip Kondisinya Saat Ramadan
-
Orang Misterius Coret Masjid Al Hikmah Cilandak, Bikin Gambar Mirip Penis
-
Bukan Salat, Iqbal Subuh-subuh ke Masjid buat Curi Motor Jamaah
-
Kisah Guru Baca Al Quran Nyaleg Modal Rp 3 Juta, Dia Juga Marbot Masjid
-
Getol Incar Barang Jamaah Salat Jumat, Yogi Akhir Didor Polisi
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun
-
Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah