SuaraJatim.id - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto, Jawa Timur mulai melakukan sosialisasi terkait kebijakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur yang telah menetapkan 15 daerah di Jawa Timur untuk mempersyaratkan tes urine bagi pasangan calon pengantin sebelum mengikat janji suci.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kemenag Kota Mojokerto, Bambang Sunaryadi mengatakan, sebelumnya calon pengantin perempuan wajib suntik TT (Tetanus Toksoid) sama surat kesehatan untuk mendaftar ke KUA.
"Sementara calon mempelai pria juga harus membawa surat kesehatan," ujar Bambang seperti dilansir Beritajatim.com, Selasa (23/7/2019).
Nantinya persyaratan calon pengantin harus ditambahkan sama hasil tes urine sebagai surat keterangan bebas narkoba. Ini lebih praktis karena masih satu pintu untuk persyaratan mengajukan ke KUA.
Terkait tes urine, menurut Bambang, Kanwil Kemenag Jatim sudah menandatangani MoU dengan BNN Provinsi Jatim.
“Jika dilakukan di BNNK tidak dipungut biaya, tapi kalau selain di BNN nanti biayanya akan ditanggung sendiri. Nah, itu mungkin masing-masing daerah nanti punya kebijakan sendiri-sendiri. Jika memang pemda kuat untuk menanggung biaya, maka berarti bisa saja gratis semua karena kemungkinan nantinya bakal ada anggarannya," Bambang menjelaskan.
Kemudian, apabila calon pengantin ketahuan positif narkoba hal itu tidak membatalkan nikah. Tapi BNNK akan merekomendasi untuk direhabilitasi. Terkait hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNNK Mojokerto karena belum tahu bentuk rehabilitasinya seperti apa.
“Minggu depan kita akan koordinasi dengan BNNK karena kita belum tahu sifat rehabilitasinya. Apakah mempengaruhi jadwal ketetapan nikah atau harus diundur. Kan rehabilitasi ini mungkin perlu waktu, apakah itu ditunggu sampai selesai atau nikahnya tetap jalan sesuai jadwal,” ujarnya.
Terkait teknis tersebut, pihaknya akan ke BNNK karena jika mengajukan ke KUA, keluarga mempelai perempuan sekaligus menyodorkan jadwal pernikahan. Setelah berkas kedua calon itu di KUA itu nanti ada jadwal rafak atau pemeriksaan berkas-berkas nikah sama pemeriksaan mempelai.
Baca Juga: Hasil Tes Urine Ungkap Nunung Positif 3 Zat Kimia Ini, Ketahui Bedanya!
“Ini yang akan disodorkan lewat berkas untuk dipastikan lagi. Kalau tidak lengkap berarti dianggap belum memenuhi persyaratan. Makanya, pengajuan permohonan itu disodorkan minimal 10 hari sebelum hari H. Sehingga kalau ada kekurangan berkas maupun persyaratan, itu dalam jangka 10 hari sudah bisa dilengkapi,” ujarnya.
Saat ini pihaknya juga masih sosialisasi melalui binwin (bimbingan perkawinan). Dalam waktu satu minggu hingga satu bulan sebelum jadwal pernikahan, calon pengantin akan dipanggil untuk ikut binwin. Karena untuk jangka panjangnya, calon pengantin yang belum memiliki sertifikat binwin belum bisa menikah.
“Kita juga siapkan bimbingan bagi yang remaja yang belum berencana menikah. Berapa pasang calon pasangan pengantin yang bakal mengawali tes urine? Datanya masih direkap di KUA, sambil menunggu bulan Juli ini karena laporan biasanya pada akhir bulan,” jelasnya.
Menurutnya, bulan Agustus akan banyak mendaftar karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Sebelumnya data perkawinan di Kota Mojokerto pada Januari ada 54 pasangan, Februari 56 pasangan, Maret 120 pasangan, April 66 pasangan, Mei 11 pasangan dan Juni 140 pasangan.
Berita Terkait
-
Pengaruh Sabu, MS Nekat Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas di Jakbar
-
Urine Negatif, Kronologi Wanita yang Ikut Ditangkap Bareng Andi Arief
-
Bus Kramat Jati Terguling di Bandung Makan Korban, Sopir Bus Kabur
-
Ogah Kecolongan Lagi, Ivan Gunawan Minta Karyawan Tes Urine Tiap Pekan
-
Usut Penggunaan Narkoba, Pasutri Pengeroyok TNI Dites Urine
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Ada Jembatan: Pelajar Sampang Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai demi Pendidikan
-
HUT ke-733 Surabaya: Armuji Beber Keberhasilan Kota Pahlawan di Berbagai Bidang
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat