SuaraJatim.id - Pengobatan alternatif Ningsih Tinampi semakin diburu orang. Sejak viral di media sosial, mantan pegawai pabrik rokok di Pasuruan Jawa Timur itu kewalahan menangani pasien yang mengantre hingga ribuan orang.
Ningsih sendiri mengaku pengobatan alternatif yang dilakukannya murni untuk membantu orang yang membutuhkan pertolongannya. Ia sendiri tak mematok tarif yang besar dan tidak dapat dijangkau oleh pasiennya.
Namun ada kategori pengobatan yang membedakan tarif. Jika pasien yang berobat tidak membutuhkan waktu panjang untuk penyembuhan, tarifnya hanya Rp 300 ribu. Tetapi, jika ada yang tidak mampu akan digratiskan.
"Pasien hanya menyiapkan uang Rp 300 ribu. Kalau tidak mampu saya gratiskan," kata Ningsih Tinampi kepada Suara.com.
Sedangkan untuk pasien yang harus lepas tali pocong, tarifnya akan dipatok lebih tinggi mencapai Rp 5 juta. Tarif tersebut, pasien akan mendapatkan pengobatan secara bertahap. Mulai dari lepas tali pocong, pembersihan hingga penyembuhan.
"Ada tahapan untuk pengobatan pasien yang lepas tali pocong. Dan tarifnya bisa sampai lima juta lebih," kata salah satu pegawai Ningsih Tinampi Huda.
Lebih lanjut Huda menjelaskan, pengobatan dengan cara lepas tali pocong adalah pasien yang terkena santet atau teluh yang penangannya serius.
"Jadi pasien tersebut diguna-guna orang. Pasien dibikin sakit dan susah disembuhkan karena penyakitnya seperti diikat atau nempel di tubuh pasien. Untuk itu harus dilepas lebih dulu baru disembuhkan," jelasnya.
Huda mengatakan, setiap hari selalu ada pasien lepas tali pocong. Rata-rata pasien yang berobat 80 persen karena penyakit nonmedis.
Baca Juga: Viral Pengobatan Ningsih Tinampi, Daftar September 2019 Antrean Hingga 2020
"Pasien yang berobat bermacam-macam penyakitnya. Mulai dari medis sampai nonmedis. Tapi yang paling banyak pasien nonmedis," katanya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
BRI Kembali Jadi Pemimpin, Portofolio Sustainable Finance Tembus Rp807,8 Triliun
-
Demo Ojol Ricuh di Surabaya, Massa Lempari Gedung Negara Grahadi
-
Demo Ojol di Grahadi Berujung Ricuh, Motor Dibakar, Gas Air Mata Ditembakkan
-
Surabaya Marketing Week 2025 Dorong Pemanfaatan AI untuk Daya Saing Ekonomi Jawa Timur