SuaraJatim.id - Direktur Eksekutif Forum Muda Demokrasi (Fomdem) Jawa Timur Rusman Hadi merekomendasikan sejumlah tokoh perempuan yang dipandang layak memimpin Kabupaten Sidoarjo periode 2020-2025.
Dari sejumlah nama itu salah satunya adalah istri Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Arumi Bachsin. Kemudian politisi di PAN Jawa Timur Azza Irene Mufia; politikus Gerindra yang juga anggota DPRD Sidoarjo, Mimik Idayana; dan anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Nasdem, Nurhendriyati Ningsih.
Lalu ada nama Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah; Ketua DPC Partai Demokrat, Juana Sari; anggota DPRD Sidoarjo dari PKS, Vike Widya Asrori; terakhir adalah anggota DPRD Sidoarjo yang juga politikus PDI Perjuangan, Kasipah.
Sedikitnya ada sekitar tujuh figur perempuan yang rata-rata memiliki latar belakang politik untuk maju pada Pemilihan Bupati Sidoarjo 2020.
“Sidoarjo butuh figur perempuan untuk menjadi bupati maupun wakil bupati,” ujar Rusman dalam keterangan resminya, Rabu (6/11/2019).
Rusman menyebut, penilaian terhadap tujuh perempuan itu dilandasi dari perjalanan karir politiknya. Seluruhnya memiliki pengalaman yang cukup bagus.
“Sidoarjo menjadi kabupaten penyanggah perekonomian Jatim. Karena itu Sidoarjo memiliki nilai strategis dan butuh figur yang layak menjadi pemimpin,” tandasnya.
Mantan Bendahara Umum PMII Jawa Timur ini meyakini bahwa pemimpin perempuan mampu membawa Sidoarjo semakin baik.
“Sudah saatnya kabupaten yang bertetangga dengan Surabaya itu memiliki pemimpin perempuan,” jelasnya.
Baca Juga: Cantik Pakai Baju Adat Banyuwangi, Arumi Bachsin Disebut Mirip Suzanna
Rusman berharap pimpinan partai politik dan masyarakat Sidoarjo memberikan kesempatan yang lebar pada figur perempuan. Menurutnya sudah banyak bukti figur perempuan sanggup menjadi pemimpin.
“Pemimpin perempuan sudah teruji. Contohnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bu Khofifah (Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa),” ungkapnya.
Namun sejauh ini tokoh perempuan ini belum muncul mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati di Kota Delta itu pada pilkada serentak 2020. Justru pada Pilbup Sidoarjo 2020 masih memunculkan nama-nama lama.
Sebut saja putra Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Achmad Amir Aslichin (akrab disapa Iin) yang santer maju menjadi bakal calon bupati. Putra Gus Ali yang mengasuh pondok pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo, yakni Ahmad Muhdlor Ali atau yang akrab disapa Gus Muhdlor.
Mantan anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono dan mantan Ketua DPRD Sidoarjo 2014 yang juga putra dari Gus Manab (almarhum) Sullamul Hadi Nurmawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan