SuaraJatim.id - Seorang wanita bernama Ika Rismawati, (35) menjadi korban serangan ular kobra di Dukuh Jitengan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (18/12/2019) malam.
Dikutip dari Solopos.com--jaringan--Suara.com, Kamis (19/12/2019), insiden korban dicatuk ular kobra itu berawal ketika Risma mendengar suara anak ayam menciap-ciap dari kandang di belakang rumahnya, menjelang salat Isya. Awalnya, Wanita itu menyangka ada anak ayam yang terjepit kandang.
"Korban mau menolong dan tangannya menggapai anak ayam. Ternyata di sana ada ular hingga jari tangan sisi kanan korban dipatuk," kata Kepala Desa Pogung, Anggit Prasetya Kusuma, saat dihubungi Solopos.com.
Mendengar kabar Ika dipatuk ular, warga berdatangan ke rumahnnya. Warga mencari keberadaan ular tersebut. Setelah ditemukan ular tersebut dibunuh lantaran khawatir mematuk warga lainnya.
Sementara Ika dilarikan ke RSU Islam Cawas guna mendapatkan perawatan.
"Setelah dicek ternyata ular tersebut dalam kondisi sudah makan anak ayam," kata Anggit.
Anggit mengatakan Ika sudah disuntik serum antibisa ular dan hingga Rabu malam masih menjalani observasi.
"Sudah konsultasi dengan dokter, korban dinyatakan dalam kondisi aman," katanya.
Danramil Cawas, Kapten Cpl Tridjoko, mewakili Dandim Klaten, Letkol Kav Minarso, mengatakan jenis ular yang mematuk Ika adalah ular kobra. Panjang ular diperkirakan 1,5 meter.
Baca Juga: Ular Kobra Mendadak Muncul di Balai Desa, Sekdes Loncat ke Meja
"Kami segera berkoordinasi untuk mengeluarkan imbauan ke warga agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap keberadaan ular kobra," jelas dia.
Camat Cawas, Sofyan, membenarkan belakangan ditemukan ular kobra bersarang di dekat permukiman warga khususnya wilayah Cawas. "Imbauan kami tetap waspada dengan tempat-tempat yang ada penumpukan baik kayu, rumput, atau tempat-tempat yang diperkirakan bisa untuk berlindung ular," katanya.
Berita Terkait
-
Ular Kobra Teror Jakarta, Pemerhati Reptil: karena Pembangunan Masif
-
Viral Ular Kobra Berkeliaran, Ketahui Gejala dan Tanda Gigitan Ular Berbisa
-
Ular Kobra Mendadak Muncul di Balai Desa, Sekdes Loncat ke Meja
-
Dua Alat Sederhana untuk Cegah Ular Kobra Masuk Rumah
-
Teror Ular Kobra Juga Terjadi di Markas Polres Bogor
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?
-
Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!
-
Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen
-
Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi