SuaraJatim.id - Warga Sumenep yang melanjutkan sekolah di China memutuskan pulang kampung, lantaran khawatir dengan wabah Virus Corona yang dalam beberapa waktu belakangan ramai menular di beberapa negara.
Akhmad Naufal yang sebelumnya bersekolah di Guang Xi Overseas Chinese School, setara dengan tingkat pendidikan SMA, mengaku ketakutan dengan isu virus tersebut.
Naufal mengaku resah lantaran mendengar kabar ada lima warga di Kota Nanning, Provinsi Guang Xi yang positif terjangkit Virus Corona. Padahal, Naufal mengemukakan wilayah tersebut merupakan daerah tempat tinggalnya dalam 2,5 tahun terakhir.
Meski dirinya tidak tahu seberapa jauh kota Nanning dengan Kota Wuhan, tapi kekhawatiran terjangkit virus tersebut sering muncul dalam benaknya.
"Saat dengar kabar itu, saya khawatir banget, akhirnya saya minta dibelikan tiket untuk pulang kampung," ujar Naufal kepada sejumlah wartawan pada Jumat (31/1/2020).
Akhirnya, Naufal tiba di kampung halamannya yakni di Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, pada hari Jumat (31/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
"Alhamdulillah tiba dengan selamat dan tidak terkena virus. Tadi malam sekitar jam 18.00 WIB tiba di Bandara Juanda Surabaya, kemudian sampai disini jam sekitar 01.00 WIB," jelasnya.
Kontributor : Muhammad Madani
Baca Juga: WHO Umumkan Situasi Darurat Virus Corona, Begini Sikap Istana
Berita Terkait
-
WHO Umumkan Situasi Darurat Virus Corona, Begini Sikap Istana
-
Evakuasi WNI di Wuhan Hadapi Banyak Kesulitan, IDI Tekankan Karantina
-
Potret Mengerikan dari Wuhan, Pria Diduga Tewas di Tepi Jalan Akibat Corona
-
Bakal Evakuasi WNI dari China, Pemerintah Siapkan 3 Pesawat Hercules
-
Terjebak Wabah Corona, 234 WNI di Wuhan Akan Dijemput Pakai Satu Pesawat
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur
-
BRI Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia Melalui Magang Nasional 2026
-
BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas
-
Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan 2 Pria Asal Peneleh