SuaraJatim.id - Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur atas wafatnya Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Wakil Ketua PWNU Jatim, Abdussalam Sokhib sapaan akrabnya Gus Salam mengungkapkan jika pihaknya sudah menerima kabar duka wafatnya adik Presiden ke-4 Republik Indonesia ini langsung dari putranya Irfam Wahid atau Gus Ipang.
Gus Salam menyebut jika, Gus Sholah memang sudah sering keluar masuk rumah sakit untuk berobat. Pengasuh Ponpes Tebuireng itu kata dia tengah menderita sakit jantung.
"Setengah bulan yang lalu masuk rumah sakit selama satu minggu. Sempat pulang selama tiga hari terus berangkat lagi ke rumah sakit. Beliau memang sakit jantung, kalau nggak salah sudah pasang ring 6," kata Gus Salam, saat dihubungi kontributor Suara.com, Minggu (2/2/2020).
Gus Salam menambahkan jika jenazah Gus Sholah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Jombang. Nantinya akan dimakamkan satu komplek dengan almarhum Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid).
"Insya Allah besok disemayamkan dulu di rumah duka di Jalan Kapten Tendean baru dimakamkan di Jombang satu komplek dengan Gus Dur," jelasnya.
Sosok penjuang kemanusiaan
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama A. Helmy Faishal Zaini mengatakan Gus Sholah merupakan pribadi yang gigih dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
"Beliau adalah sosok yang memiliki kegigihan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan juga menjadi perekat nilai-nilai kebangsaan," kata dia.
Gus Sholah tutup usia pada usia 77 tahun, Minggu malam, setelah sebelumnya mengalami perawatan karena penyakit jantung. Atas kabar itu, Helmy mengatakan keluarga besar Nahdlatul Ulama berbela sungkawa atas berpulangnya adik Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid.
Baca Juga: Jokowi Berduka Gus Sholah Meninggal Dunia
"Semoga husnulkhatimah dan diampuni segala kesalahannya," kata dia.
Menurut dia, Indonesia berduka kehilangan tokoh besar yang telah mendedikasikan pikiran dan tenaganya untuk kemajuan bangsa dan negara.
"Saya mengajak kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga NU untuk meneladani kegigihan dan sikap-sikap arif yang dilakukan oleh beliau semasa hidup," katanya.
Helmy mengatakan gagasan-gagasan kebangsaan Gus Sholah senantiasa menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara yang bineka.
"Semoga kita bisa mengambil hikmah dan keteladanan dari almarhum," kata dia.
Duka dari Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang