Foto-foto penampakan sampah berserakan di Jatim Expo International itu mendadak viral di media sosial. Pihak Pemkot Surabaya berdalih acara tersebut bukanlah acara yang mereka gelar.
"Hai kak, FYI acara tersebut bukan acaranya Pemkot Surabaya ya kak. Terima kasih atas perhatiannya," kata Humas Kota Surabaya @banggasurabaya.
Sementara itu, pihak Pemprov Jawa Timur mengklaim pihaknya telah membersihkan tumpukan sampah yang berserakan tersebut. Usai acara pertemuan dihelat, para petugas kebersihan langsung membersihkan gedung tersebut.
"Saat ini kondisi Jatim Expo sudah bersih kembali. Setelah rapat hingga malam hari, tim dari @dpmjatim dibantu Satpol PP sudah membersihkan lokasi agar bebas dari sampah," tulis akun resmi Pemprov Jatim di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan