SuaraJatim.id - Segumpal daging berluburan darah ditemukan di persawahan Dusun Cangkring, Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. itu adalah janin manusia.
Janin manusia berlumuran darah itu ada di dalam plastik. Diduga dibuang oleh orangtuanya.
Khotimah mengklaim melihat langsung janin berlumuran darah itu. Dia adalah warga Dusun Cangkring.
Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani tersebut hendak berangkat ke sawah. Tiba-tiba dia melihat ada plastik berwarna hitam yang dilumuri bercak darah. Karena penasaran wanita 40 tahun itu kemudian mendekatinya.
Khotimah kemudian buka pastik tersebut. Ternyata di dalamnya berisi segumpal daging. Adapula sepasang sarung tangan dari bahan karet berwarna putih yang juga berlumuran darah. Curiga dengan temuannya tersebut, Khotimah lantas memberitahu perangkatkan desa setempat. Akhirnya oleh pihak perangkat dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Ada perangkat desa yang melaporkan penemuan sebungkus plastik warna hitam yang isinya segumpal daging diduga bayi manusia,” ucap Bripka Sugianto, Kasi Humas Polsek Kandat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Identifikasi Polres Kediri datang bersama tim medis. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan. Setelah berjalan kurang lebih satu jam, petugas menduga apabila segumpal daging tersebut janin manusia.
Umurnya kurang lebih bulan dalam kandungan. Ini diketahui dari panjang janin sekitar 5 centimeter dan plasentanya sepanjang 4 centimeter.
Polisi lantas mengevakuasi sesosok janin tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. Janin akan diteliti lebih lanjut oleh tim medis. Sedangkan orang tua yang telah membuangnya kini dalam proses pengejaran polisi. Pihak Polsek Kandat mengimbau warga yang mengetahui, agar turut memberikan informasi untuk mengungkap kasus tersebut.
Baca Juga: 900 Janin Diduga Dihancurkan Pakai Bahan Kimia di Septik Tank Klinik Ilegal
Tag
Berita Terkait
-
3 Top Kesehatan: Corona Tidak Menular ke Janin, Asupan Makanan untuk Hamil
-
Gugurkan 900 Janin, Begini Penampakan Klinik Aborsi di Paseban
-
Punya 1632 Pasien, Klinik Aborsi Paseban Sudah Bunuh 903 Janin Bayi
-
Penemuan Jasad Bayi di Jembatan Babarsari Bukan Kali Pertama Terjadi
-
Asyik Memancing, Warga Seturan Temukan Jasad Janin di Jembatan Babarsari
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB