Warga minta makam jenazah pasien virus corona dibongkar. (Facebook)
Lebih lanjut Teno menjelaskan, insiden tersebut terjadi karena adanya provokasi dari oknum. Namun, warga akhirnya menerima pemakaman jenazah pasien virus corona tersebut seusai mendapat penjelasan.
"Kejadian itu ada yang memprovokasi. Saya katakan bagaimana lalo itu terjadi dengan keluarga mereka. Kita ketuk kemanusiaan mereka dan warga menerima," ucapnya.
Kekinian, Teno menyebutkan persoalan mengenai pemakaman pasien virus corona di TPU Gadingrejo telah selesai.
"Alhamdulillah, kini sudah tidak ada masalah," kata Teno, memungkasi.
Berita Terkait
-
Glenn Fredly Meninggal Dunia, Sahabat Mutia Ayu Diduga Sindir Aura Kasih
-
Dokter Trenggalek Positif Corona, Alhamdulillah Anak dan Istrinya Negatif
-
Panen Pujian, Kades Wonosobo Hibahkan Lahan untuk Pemakaman Pasien Corona
-
Karangan Bunga untuk Warga Penolak Pemakaman Jenazah Corona
-
Alhamdulillah! Bayi di Purwakarta Sembuh dari Virus Corona
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan
-
Jerit Hati Orang Tua: Saat Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Korban Perundungan hingga Tewas
-
Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang