SuaraJatim.id - Seorang wanita bernama Yunia Cindy (30) kini harus mendekam di penjara setelah ditangkap aparat kepolisian karena menyimpan narkotika jenis sabu-sabu.
“Tersangka Yunia Cindy ditangkap di Jalan Agus Salim depan Lapangan Giling saat berboncengan bersama Yoyon,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti seperti diwartakan Berita Jatim, Jumat (08/05/2020).
Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka diduga kerap melakukan transaksi sabu. Anggota pun langsung melakukan penyelidikan. Saat mendapat informasi tersangka melintas di Jalan Agus Salim sambil membawa sabu, anggota pun langsung menghadang.
Tersangka Yunia Cindy saat itu berboncengan dengan Hamdan Wediyono alias Yoyon (33), warga Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, yang sehari-harinya bertempat tinggal di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget.
Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa satu poket sabu yang digenggam di tangan kiri tersangka Yunia Cindy. Saat ditunjukkan, tersangka Cindy dan Yoyon mengakui bahwa sabu itu miliknya.
“Kedua tersangka ini mengaku mendapat pasokan sabu dari Abd Gaffar (37), warga Batang-batang Laok,” kata dia.
Tak berselang lama, anggota pun berhasil menangkap Abd Gaffar di rumahnya. Ia mengakui bahwa ia telah menjual sabu ke Cindy dan Yoyon.
Dari tangan tersangka Yunia, anggota menyita barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,60 gram serta dua handphone. Sedangkan dari tersangka Yoyon, polisi menyita sepeda motor Honda Scoopy bernopol M-2507-TG, dan satu handphone.
“Sementara dari tangan Abd Gaffar, kami menyita seperangkat alat isap terdiri dari sebuah bong terbuat dari botol plastik bekas yang pada tutupnya terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan sedotan plastik warna putih dan pipet kaca, serta uang tunai sebesar Rp 200.000,” kata dia.
Baca Juga: Usai Diperkosa dan Dibakar, Mayat Elvina Dilipat Ibu Tersangka Pakai Kardus
Ketiga tersangka berikut barang buktinya, saat ini diamankan di Mapolres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
“Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata dia.
Berita Terkait
-
Dikonsumsi Roy Kiyoshi, Sebenarnya Apa Fungsi Obat Psikotropika Benzo?
-
Puluhan Pil Narkotika Milik Roy Kiyoshi Akan Diperiksa BPOM
-
Tanpa Resep Dokter, Roy Kiyoshi Beli Narkotika Jenis Benzo Secara Online
-
Roy Kiyoshi Resmi Tersangka dan Ditahan Polisi
-
Kata Ibunda Roy Kiyoshi soal Kasus Narkoba yang Menjerat Anaknya
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai
-
Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta