SuaraJatim.id - Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini mengungkapkan hingga Selasa (23/6/2020) hanya tersisa 10 tempat tidur khusus untuk pasien virus corona covid-19 di Rumah Sakit Lapangan, Jalan Indrapura 17, Surabaya, Jawa Timur.
Risma merinci pasien yang dirawat di RS Lapangan saat ini terdiri dari 55 laki-laki dan 35 perempuan. Sementara 10 tempat tidur tersisa itu terdiri dari masing-masing lima tempat tidur untuk pria dan wanita.
"Kemarin malam sekitar jam 9 kita cek rumah sakit lapangan untuk perempuan hanya sisa 5 bed, dan tiap hari kami update untuk yang laki-laki juga sisa 5 bed," kata Risma dalam diskusi virtual yang disiarkan BNPB, Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Dia mengakui Pemkot Surabaya memang tidak menyiapkan jaminan pembiayaan bagi warga non-Surabaya, tetapi mereka telah menyiapkan fasilitas perawatan di Rumah Sakit Lapangan untuk isolasi warga non-Surabaya yang terinfeksi corona.
"Sebetulnya untuk yang rumah sakit lapangan itu memang kita siapkan untuk warga yang bukan Surabaya, karena kalau warga Surabaya itu kami bisa biayai dengan APBD," ucapnya.
Kemudian untuk warga Surabaya, Risma menyebut masih tersedia sekitar 200 tempat tidur yang dijamin oleh APBD.
"Cukup, Insya Allah cukup, kami menyiapkan 200 bed yang itu kita siapkan kalau terjadi sesuatu, itu belum pernah terisi 200 bed itu," pungkasnya.
Untuk diketahui, berdasarakan peta sebaran pasien Covid-19 di web lawancovid-19.surabaya.go.id, total pasien positif COVID-19 di Surabaya hingga Senin (22/6/2020) mencapai 4.628 orang.
Rinciannya antara lain 4.530 orang dari Surabaya dan 98 orang dari luar Surabaya hingga 21 Juni 2020.
Baca Juga: Sempat Dituduh Membodohkan, Kini Mr Bean Digaet WHO Tangani Pandemi Corona
Total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dalam perawatan sebanyak 2.678 orang.
Pasien sembuh dari Corona COVID-19 di Surabaya bertambah menjadi 1.565 orang dan dari luar Surabaya sebanyak 30 orang.
Pasien meninggal karena Corona COVID-19 bertambah menjadi sebanyak 349 orang dan dari luar Surabaya sebanyak enam orang.
Kemudian, total pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 4.355 orang. Dari jumlah tersebut, PDP dalam pengawasan sebanyak 2.599 orang dan PDP sembuh mencapai 1.753 orang. PDP meninggal ada 3 orang.
Selain itu, total kumulatif ODP mencapai 4.243 orang. Rinciannya ODP dipantau sebanyak 465 orang dan ODP selesai dipantau ada 3.778 orang.
Berita Terkait
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
-
Kajian Adem Ramadan Bareng Aqua, Gus Rifqil Ajak Gen Z Menjaga Sikap
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
BRI Dukung Program Perumahan Nasional untuk Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat
-
TPS Surabaya Catat Pertumbuhan Month-on-Month, Kontribusi Internasional Jadi Penopang
-
Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala Sekolah, Tekankan Cetak SDM Unggul Jawa Timur
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan