SuaraJatim.id - Provinsi Jawa Timur masih menjadi provinsi paling banyak menyumbang penambahan pasien virus corona. Sabtu (27/6/2020) hari ini saja ada 277 orang pasien corona baru di sana. Padahal Jawa Timur baru saja dikunjungi Jokowi, Kamis (25/6/2020) kemarin.
Sementara itu, DKI Jakarta 203 kasus baru dan 68 sembuh, Jawa Tengah 197 kasus baru dan 22 sembuh, Sulawesi Selatan 146 kasus baru dan 41 sembuh, serta Bali 106 kasus baru dan 21 sembuh.
Pada hari ini terdapat 18 provinsi yang mencatat penambahan baru COVID-19 di bawah 10 kasus dan empat provinsi melaporkan ketiadaan kasus baru.
Terdapat beberapa provinsi yang melaporkan penambahan jumlah pasien sembuh melebihi kasus baru, yaitu Kalimantan Selatan dengan 53 kasus baru dan 93 sembuh, Maluku 14 kasus baru dan 22 sembuh, Kalimantan Barat delapan kasus baru dan 10 sembuh, serta Sumatera Barat dua kasus baru dan 10 sembuh.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan terjadi penambahan 576 pasien sembuh membuat 21.909 orang kini sudah dinyatakan sembuh dari 52.812 total kasus positif, menurut data sampai dengan Sabtu, pukul 12.00 WIB.
"Ini semua terjadi karena memang sumber penularan masih berada di tengah-tengah masyarakat," katanya dalam konferensi pers di Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta pada Sabtu sore.
Data yang dihimpun sejak Jumat (27/6/2020), pukul 12.00 WIB sampai Sabtu siang menunjukkan terdapat penambahan 1.385 orang positif COVID-19 menjadikan terdapat akumulasi 52.812 kasus positif. Pasien meninggal bertambah 37 membuat total yang berpulang akibat penyakit itu menjadi 2.720 orang.
Ia mengatakan 40.541 orang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.522 pasien dalam pengawasan (PDP).
Pemerintah hari ini sudah memeriksa 21.589 spesimen membuat total spesimen yang sudah diperiksa di berbagai laboratorium di seluruh Indonesia 753.370 spesimen.
Baca Juga: Baturraden Dibuka, Pedagang Tak Terlalu Senang Takut Tertular Corona
Seluruh provinsi di Indonesia sudah mencatat kasus positif penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu, dengan rincian 448 kabupaten/kota terdampak COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi
-
Bak Film Aksi, Pengedar Sabu di Bangkalan Kabur Lewat Genteng Lalu Nyungsep dari Plafon