SuaraJatim.id - Daging kurban dijual murah di Gresik. Perkilogram Rp 75 ribu.
Pantauan SuaraJatim.id, sejumlah pedagang terlihat memadati bahu Jalan Samahudi, Gresik, Jumat (31/7/2020).
Mereka sejak pukul 11.00 WIB sudah mulai menggelar lapaknya. Tidak sedikit pembeli yang tertarik. Sebab selain daging masih segar, harganya sangat miring dari pasaran.
Fenomena ini hanya bisa didapatkan di Kabupaten Gresik pada saat Hari Raya Idul Adha saja. Para penjual biasanya membeli daging kepada sejumlah orang yang mendapatkan jatah kurban dari Masjid dan Mushola.
Kemudian ia menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi. Tapi masih terjangkau.
Sebagai perbandingan, harga daging sapi pada umumnya berkisaran Rp 120 ribu per kilogram.
Di pasar dadakan daging kurban ini, pembeli hanya perlu mengeluarkan Rp 75 ribu saja per kilonya.
Salah satu pedagang itu adalah Sulastri. Perempuan 53 tahun itu memanfaatkan momen Hari Raya Idul Adha untuk menjual daging murah.
Ia tergiur dengan keuntungan yang didapat dari menjual daging murah. Apalagi di masa pandemi seperti ini, ia yang biasanya menjual nasi di Pasar Gresik mengalami penurunan pendapatan.
Baca Juga: Cara Mengolah Jeroan Sapi dan Kambing Agar Tidak Bau Amis
“Lumayan buat tambah-tambahan pendapatan keluarga. Apalagi ini kan tidak setiap hari, hanya momen ini saja,” kata Sulastri warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, saat ditemui di lapaknya.
Sulastri menuturkan daging kurban didapatkan dari warga yang mendapatkan jatah kurban di berbagai Masjid dan Mushola.
Ia bisa membeli daging sapi dengan harga Rp 65 Ribu per kilogramnya, lantas dijual kembali dengan harga paling mahal Rp 75 Ribu per kilo.
Untuk stok yang dijual pun tak menentu, kata Sulastri tergantung modal. Tapi tahun ini dirinya mampu membeli hingga 70 kilo daging kurban. Jika untung ia bisa mendapatkan Rp 700 ribu.
Dari pantuan, para pembeli ini beragam. Namun rata-rata pembeli didominasi dengan pedagang bakso dan makanan.
Mereka antusias karena ada daging segar dengan harga murah.
Berita Terkait
-
Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional
-
Warung Irine Viral di TikTok, Strategi Digital Antar Usaha Kuliner Gresik Naik Kelas
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
BPJS Kesehatan Beri Kepastian Jaminan Kesehatan Para Petugas SPPG
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa
-
Hilang 3 Hari, Eks Sales Rokok di Nganjuk Ditemukan Terkubur Tak Wajar di Pekarangan Rumah
-
Gelegar Ledakan di Malam Sunyi: Toko Sembako di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Korban Terluka
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD