SuaraJatim.id - Pada Senin (14/9/2020) sebuah video berisi rekaman CCTV tentang mobil minibus hitam tengah mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU dibagikan di media sosial Twitter. Saat itu seorang pengemudi keluar dari mobil, muncul percikan api, dan sigap langsung melarikan mobil menjauhi pompa dan petugas mengambil pemadam api portable. Kekinian video telah ditonton hingga 300 ribu lebih pengguna Twitter. Sebuah pelajaran berharga, tentang upaya menghindarkan amuk api hingga mencegah mobil terbakar.
Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana mengungkapkan bahwa unsur kelalaian menjadi faktor utama kejadian terbakarnya mobil di SPBU.
"Mobil atau motor yang terbakar di SPBU pasti karena kelalaian pengemudi dan orang-orang di sekitarnya yang tidak paham bahayanya," ujar Sony Susmana kepada Suara.com, jaringan dari Suarajatim.id.
Ia memberi contoh yang jarang dilakukan pengemudi saat mengisi bahan bakar adalah melepaskan safety belt untuk memudahkan proses escaping.
Anjuran ini juga bisa dijumpai saat pesawat terbang mengisi bahan bakar sebelum take-off. Penumpang tentunya mendengar pengumuman agar tidak mengenakan sabuk pengaman terlebih dahulu. Fungsinya sama, yaitu langkah pengamanan bila terjadi kebakaran.
Langkah selanjutnya, bila terjadi ledakan atau kebakaran saat pengisian bahan bakar di SPBU, pengemudi harus menjauhkan kendaraan dari nozzle dengan catatan tidak panik dan masih di bawah kontrol. Namun perlu dilihat kondisi di depannya, harus terdapat stopper agar kendaraan tidak melaju ke tengah jalan.
"Apabila tidak bisa, cari bantuan terdekat untuk segera memadamkan api," kata Sony Susmana.
Terakhir, ia juga menyarankan agar tidak melakukan operasional terhadap alat-alat elektronik saat mengisi bahan bakar.
Berikut lima langkah pengamanan mengisi bahan bakar di kendaraan:
Baca Juga: Suzuki Pakai Platform Toyota Corolla Touring Sports buat Produk Baru
- Pelajari lokasi atau letak alat pemadam portable terdekat saat singgah ke SPBU
- Lihat ke mana arah evakuasi
- Lepaskan semua safety belt
- Fokus hanya isi bensin, tidak mengoperasikan peralatan elektronik
- Tidak lengah atau selalu waspada.
Berita Terkait
-
Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya
-
Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi
-
Di Kota Ini Harga Pertalite Eceran Tembus Rp35 Ribu per Botol, Warga Terpaksa Bayar Mahal
-
Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap
-
Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari