SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu Majalah Forbes kembali merilis deretan orang terkaya dunia Tahun 2020. Di daftar itu, 15 pengusaha asal Indonesia masuk dalam list tersebut.
Total kekayaan 15 taipan Indonesia itu mencapai USD 53,7 miliar atau setara dengan Rp 859,2 triliun, dengan perhitungan kurs Rp16.000 per dolar AS. Siapa saja pengusaha Indonesia ini? Peringkat pertama dan kedua masih dipegang duo Hartono yang selama 12 tahun berturut-turut posisinya belum tergeser.
Bos Grup Djarum, Budi Hartono, menempati urutan teratas dengan nilai kekayaan USD 13,6 miliar yang diikuti oleh adiknya, Michael Hartono dengan nilai kekayaan USD 13 miliar. Keduanya sampai detik masih tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan Grup Djarum ini trus mengembang setelah masuk ke industri perbankan dengan membeli saham PT Bank Central Asia Tbk. (BCA), kemudian membeli saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR). Pengusaha kaya berikutnya ada nama Sri Prakash Lohia pendiri Indorama Corporation dengan kekayaan USD 4,3 miliar.
Lalu posisi keempat dan kelima diisi oleh Tahir dan Prajogo Pangestu dengan nilai kekayaan masing-masing USD 4,1 miliar dan USD 3,5 miliar. Selanjutnya ada nama Chairul Tanjung dengan kekayaan USD 3,1 miliar, Martua Sitorus USD 1,8 miliar, Mochtar Riady dan Keluarga USD 1,7 miliar.
Berikutnya Peter Sondakh dan Murdaya Poo masing-masing USD 1,6 miliar dan USD 1,2 miliar. Lalu Theodore Rachmat, Djoko Susanto (bos Alfamart) dan Sukanto Tanoto dengan kekayaan sama USD 1,2 miliar. Terakhir Low Tuck Kwong dan Winarko Sulistyo masing-msaing USD 1,1 miliar.
Dari deretan para pengusaha terkaya di Indonesia itu, tiga orang dikenal sebagai pengusaha asal Jawa Timur. Mereka adalah Dato Sri Tahir (Tahir dan keluarga), Murdaya Poo dan Mochtar Riady dan keluarganya. Forbes tahun ini mengeliminasi sejumlah taipan asal Jawa Timur yang masuk list Tahun 2019.
Mereka adalah Susilo Wonowidjojo, bos PT Gudang Garam Tbk, kemudian Alexander Tedja, Eddy Katuari dan Harjo Sutanto yang pada 2019 lalu masuk dalam daftar orang terkaya versi Forbes, tahun ini posisinya merosot.
Berapa sih kekayaan taipan asal Jawa Timur ini? Berikut ini daftar kekayaannya, dirangkum dari daftar Forbes tahun 2019 dan 2020:
Baca Juga: Tajir Habis, saat Anak Sultan Pesan Ojol Hanya untuk Keliling Rumahnya
- Tahir dan keluarga pendiri Grup Mayapada yang menjalankan bisnis di bank, rumah sakit dan properti dengan kayaan (USD 4,1 miliar) versi Forbes 2020.
- Murdaya Poo pendiri Central Cipta Murdaya yang berinvestasi di perusahaan kelapa sawit, manufaktur, mesin dan IT dan Jakarta International Expo dengan kekayaan (USD 1,2 miliar) versi Forbes 2020.
- Mochtar Riady dan keluarga mendirikan Grup Lippo (USD 1,7 miliar) versi Forbes 2020.
- Susilo Wonowidjojo pengusaha rokok PT Gudang Garam Tbk dengan kekayaan (USD 6,6 miliar) versi Forbes 2019.
- Alexander Tedja raja properti dan mal dari Surabaya dengan grup perusahaan di bawah bendera Pakuwon Group dengan kekayaan (USD 1,4 miliar) versi Forbes 2019.
- Eddy Katuari mengambil alih bisnis yang dibangun ayahnya Johanes Ferdinand Katuari dengan kekayaan (USD 1,25 miliar) versi Forbes 2019.
- Harjo Sutanto membangun bisnis barang konsumsi bersama Johanes Ferdinand Katuari dengan kekayaan (USD 810 juta) versi Forbes 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik