SuaraJatim.id - Lagi, artis Nikita Mirzani seperti lepas kontrol. Ia kembali membagikan tulisan latar belakang Rizieq Shihab sebelum dipanggil sebagai Habib seperti sekarang.
Dalam postingan Niki itu, tampak gambar Habib Rizieq dan rangkuman latar belakangnya. Disebutkan pria tersebut dulunya seorang penjual minyak wangi dan peci.
"Jangan pernah sebut habib kalau memang dia bukan habib. Tahun 90-an Mohammad Rizieq Shihab adalah hanya seorang penjual minyak wangi dan peci khas Arab," bunyi informasi tersebut, seperti dalam unggahan Instagram Nikita Mirzani Selasa (17/11/2020).
"Dia tinggal di rumah ortunya di Jalan Petamburan III dan setiap hari saya selalu lewat depan rumah orangtuanya, sebab saya tinggal di Jalan Petamburan IV Jakarta pusat. MRS bukan siapa-siapa, dia hanyalah seorang anak keturunan Arab yang cukup banyak berdomisili di sekitar Petamburan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Selanjutnya disebutkan, pada tahun 1998 Rizieq Shibab mendirikan organisasi masyarakat FPI.
"Ketika 17 Agustus 1998 beberapa bulan setelah Soeharto lengser (21 Mel 1998) dia mendirikan ormas FPI."
Seiring berjalannya waktu, Rizieq Shibab yang mendirikan FPI mendadak dapat gelar Habib dari pendukungnya. Hal itu berbeda terbalik dari latar belakangnya sebagai penjual minyak wangi.
"Waktu terus berjalan dan tiba-tiba dia dapat gelar Habib. Habib dari mana ya? Yang menurut saya agak tidak masuk akal adalah kehidupan Rizieq sangat cepat dan jadi tuan Takur alias kaya raya. #TERNYATA."
Di bagian caption, Nikita Mirzani mengungkapkan kekesalannya terhadap Rizieq. Meski hanya rakyat biasa, Nikita seakan bisa menyatakan bahwa ia tidak bisa disepelekan.
Baca Juga: Tengku Zulkarnain: Apa Ruginya Menghormati Ulama?
"Kalau presiden gue aja bisa loe hina. Apalagi gue cuma rakyat, tapi gue bukan rakyat jelata. Tuh gue kasih lihat kalian silsilah dari orang yang kalian sembah sampai berurai airmata," tulis Nikita Mirzani.
Untuk diketahui, Nikita Mirzani sempat mengomentari kepulangan Rizieq yang disambut ribuan orang. Di situ, dia menyebut bahwa habib adalah tukang obat.
Pernyataan itu pun membuat pendukung Rizieq kesal. Bahkan Ustaz Maaher mendesak Nikita Mirzani segera meminta maaf.
Dalam pernyataannya, Ustaz Maaher mengancam akan mengepung rumah Nikita Mirzani. Dia juga mengolok-olok host Nih Kita Kepo itu sebagai lonte. Hal senada juga diucap Rizieq dalam ceramahnya pada Sabtu (14/11/2020) malam.
Kala itu, dia menyinggung soal lonte yang hina ulama. Melihat itu Nikita Mirzani balik menyerang. Hal itu terlihat dalam unggahannya di Instagram sejak Minggu (15/11/2020).
Berita Terkait
-
Tengku Zulkarnain: Apa Ruginya Menghormati Ulama?
-
Sentil Nikita Mirzani, Ustaz Maaher: Habib Rizieq Tak Pernah Usik Dia Lho
-
Nikita Mirzani Ungkap Masa Lalu Habib Rizieq: Penjual Minyak Wangi dan Peci
-
Tengku Serukan Boikot Acara Penghina Ulama di Medsos dan TV
-
Sebut 'Lonte' Diartikan Makanan oleh Orang Medan, Ustaz Maaher Dikecam
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra