SuaraJatim.id - Setiap tahun, tepatnya saban perayaan Hari Natal nama pria ini selalu saja nongol di media sosial. Nama pria asal Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, ini memang unik.
Lahir di rumah seorang bidan, sejak kecil Ia diberi nama 'Slamet Hari Natal'. Nama ini juga tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sering viral di media sosial itu.
Sehari-hari pria ini biasa dipanggil Slamet, kadangkala dipanggil Natal atau Slamet Yesus. Ia lahir di tempat Bidan Desa Kebonsari, Tumpang, Kabupaten Malang. Pekerjaan sehari-harinya pemulung.
Bidan desa yang beragama Kristen Jawi Wetan itu kemudian menyarankan kepada orang tua Slamet, Syamsuri dan Ngatinah, untuk menamai anak pertama mereka Slamet Hari Natal.
Baca Juga: Asal Usul Nama Slamet Hari Natal, Bisa Juga Dipanggil Slamet Yesus
"Yang menangani kelahiran saya saat itu (bidan) orang Nasrani, Kristen Jawi Wetan. Waktu itu bidannya menyarankan kasih saja nama Slamet Hari Natal dari pada sulit cari nama, supaya gampang diingat," kata Slamet ditemui SuaraJatim.id di kediamannya Jalan Sangadi, RT 24 RW 8, Desa Wonomulyo pada Senin (23/12/2019) silam.
Meski bernama Slamet Hari Natal, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul sampah ini merupakan pemeluk agama Islam. Hingga kini, Slamet mengaku tak mempermasalahkan namanya.
Bahkan tidak ada niat sedikit pun untuk mengubah nama yang diberikan orang tuanya tersebut.
"Buat saya nama hanya tanda. Baik tidaknya orang bukan dari nama, tapi dari perilaku dan tutur katanya," ujar bapak tiga anak ini.
Ia juga menambahkan, semasa kecil juga kerap disapa Slamet Yesus.
Baca Juga: Profil Slamet Hari Natal, Pengepul Sampah Paling Terkenal saat Natal Tiba
"Saya dijuluki Slamet Yesus. Waktu SMP saya dipanggil Natal, bukan Slamet," ujarnya.
Foto KTP Slamet Hari Natal sebenarnya sudah sejak 2019 viral. Saat itu, foto KTP milik Slamet Hari Natal viral di Facebook setelah diunggah akun Bang Toyib pada laman komunitas Berita Viral, Minggu (15/12/2019).
Berdasarkan foto KTP itu, Slamet Hari Natal lahir bertepatan dengan perayaan Natal, yakni 25 Desember, 57 tahun silam.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan