SuaraJatim.id - Saat lagi asyik bermain di pantai, tiba-tiba seorang bocah asal Tangerang, Banten, menemukan potongan kepala orang yang diduga merupakan korban Sriwijaya Air, Rabu (20/01/2021).
Bocah ini bermain di Patai Kis Tangerang, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Potongan kepala itu ditemukan terdampar di pantai.
Tak syak, temuan potongan kepala yang sudah membusuk tersebut segera membuat warga sekitar pantai gempar. Mereka juga segera melaporkannya ke kepolisian setempat.
"Pas anak itu (Angga) lagi main di pantai lalu melihat ada rambut yang separuhnya tertutup pasir kemudian dia korek-korek ternyata itu potongan kepala manusia diduga milik korban Sriwijaya Air," Kata Heri Heryanto salah seorang warga kepada BantenHits.com--jejaring suara.com.
Sementara itu, Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdul Rohim saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bagian tubuh yang diduga milik korban Sriwijaya Air SJ182 tersebut.
"Sekitar pukul 14.00 Wib kami mendapat laporan dari warga adanya temuan bagian tubuh manusia dan saat itu kita langsung cek ke TKP."
Ia juga meyakini jika bagian tubuh yang ditemukan di bibir pantai Kis itu adalah milik korban Sriwijaya Air. Mengingat lokasi pantai Kis berdekatan dengan pulau lancang, Kepulauan Seribu, tempat pesawat nahas tersebut jatuh ke dasar laut.
"Tapi yang menentukan itukan DVI Mabes Polri tapi kenapa kita yakini itu (bagian tubuh) korban Sriwijaya Air karena posisi pantai Kis ini berdekatan dengan pulau Lancang bahkan dari sini keliatan," ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini bagian tubuh manusia tersebut telah diserahkan ke Posko Basarnas di Mauk, Kabupaten Tangerang, untuk nanti dibawa ke posko Basarnas Pusat.
Baca Juga: Maling Jebol Atap Rumah Korban Sriwijaya Air, Kereta Bayi Ikut Digondol
"Tadi sudah kita serahkan ke posko Basarnas yang di Mauk (Tanjung Kait) nanti mereka ke bawa ke posko yang di pusat untuk proses identifikasi," ujarnya.
Berita Terkait
-
Maling Jebol Atap Rumah Korban Sriwijaya Air, Kereta Bayi Ikut Digondol
-
Basarnas soal SOS di Pulau Laki: Korban Sriwijaya Air Tak Ada yang Hidup
-
Viral SOS Pulau Laki Diduga Korban Sriwijaya Air SJ182, Polisi Cek Lokasi
-
Rumah Keluarga Korban Sriwijaya Kemalingan, Sepeda dan Tabung Gas Digasak
-
Cegah Covid, Petugas Identifikasi Korban Sriwijaya Air Kerja Sistem Shift
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik