SuaraJatim.id - Artis senior Rina Gunawan tutup usia pada Selasa (02/03/2021). Ada banyak cerita haru menyelimutinya, terutama sebelum istri dari artis Teddy Syach itu berpulang untuk selama-selamanya.
Cerita-cerita kenangan sebelum Rina Gunawan meninggal diungkap keluarga dan kolega ke publik, berbarengan dengan ucapan-ucapan duka cita mendalam.
Rina gunawan selain sebagai artis senior, juga pengusaha wedding organizer yang selalu menangani pernikahan artis-artis. Rina gunawan berpulang dalam usianya yang ke 46 tahun.
Ia meninggalkan suami Teddy Syach serta dua anak Aqshal Ilham Syafatullah dan Karnisya Rahmasyach. Pasangan ini menikah pada 11 April 1999.
Positif terpapar COVID-19
Sebelum meninggal, Rina Gunawan merupakan salah satu artis yang positif terpapar COVID 19. Teddy Syach, suaminya, membenarkan kabar tersebut saat mengabarkan kalau istri tercintanya tutup usia, Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 18.45 WIB.
Teddy Syach mengatakan istrinya masuk ke rumah sakit Rumah Sakit Simprug Pertamina, Jakarta. Kondisinya saat itu sedang sesak napas dan sedang positif terpapar Virus Corona.
Hanya saja, hingga kepulangan jenazah almarhumah kemarin suaminya itu belum mengetahui apakah Rina sudah negatif atau masih positif.
Seperti yang disampaikan teddy ke media bahwa dia belum mendapatkan hasil swab PCR yang tearakhir. "Saya belum tahu berita terakhirnya, apakah sudah negatif atau masih positif," kata Teddy.
Baca Juga: Rina Gunawan Dimakamkan, Buku Diet Tya Ariestya Dikritik Habis-habisan
Bercakap dengan Ashanty
Saat terpapar Covid itu, Rina Gunawan sempat bercakap dengan Ashanty, istri dari Anang Hermansyah. Ashanty mengunggah screenshot percakapan terakhirnya dengan almarhumah ke Instagram. Saat itu Rina mengaku juga sedang terkena COVID-19 sama seperti yang diderita Ashanty.
"Tehhhhhh ya Allah sakit barengan, masuk RS bareng, janji mau berjuang bareng, janji mau urus nikahan loly, janji mau ketemu, tlpan setelah sekian lamaaaa," tulis Ashanty, dikutip dalam akun @ashanty_ash.
"Dulu semua nikahan aku dari awal sampe akhir teteh yg urus.. janji mau sama2 berjuang ngelawan penyakit karena bisa barengan masuk RS. tehhhhhh @rinagunawan_woandeo (Ini chat kita trakhir2 aku udah sempet lelah, teteh yg nguatin.. aku gantian nguatin teteh yg juga lagi sakit.. sampe kemaren aku wa ngga dibls2 perasaan aku nggak enakkk) Teteh pergi duluannnn," lanjutnya, sambil menampilkan tangkapan layar obrolan mereka.
Penyakit bawaan atau Komorbid
Sebelum meninggal, Rina Gunawan mengalami sesak napas. Oleh sebab itu Ia kemudian dirujuk ke ICU RS Pertamina Simprug, Pertamina, Jakarta. Beliau masuk ICU selama sepekan karena terpapar COVID-19
"Ada sekitar seminggu (dirawat) di ICU RS Pertamina Simprug," ucap Teddy Syach
Sebelum terinfeksi COFID-19, Rina Gunawan memang memiliki penyakit bawaan dikenal dengan sebutan komorbid. Suaminya, Teddy Syach, mengatakan kalau istrinya itu memiliki riwayat asma dan radang paru-paru.
"Karena sesak napas. Memang ada penyakit bawaan asma dan radang paru-paru," ucap Teddy Syach
Masuk ruang ICU
Di sisi lain, Rina Gunawan ternyata sedang menjalani diet ketat untuk menurunkan berat badannya 30 kilogram. Namun Teddy Syach mengatakan jika diet bukanlah penyebab istrinya meninggal.
Semua mafhum, Rina menjadi salah satu tokoh penggagas ide diet ketat seperti yang dilakoninya saat ini. Masih ingat di benak kita, beliau berhasil memangkas berat badanya sampai 22 kg cuma dalam waktu 3 bulan saja.
Namun Teddy Syach menyanggah perkiraan bahwa diet yang dilakoni istrinya tersebut yang menyebakan Rina gunawan tiada.
"Oh, enggak (karena diet). Memang ada penyakit bawaan asma, ada radang paru," kata Teddy.
"Karena sesak napas. Memang ada penyakit bawaan asma dan radang paru-paru," ucap Teddy Syach
Tak ditemani suami menjelang hayat
Karena protokol kesehatan yang mengharuskan apabila seseorang terpapar virus Corona harus melakukan Isolasi mandiri. Maka Rina Gunawan tidak ditemani oleh suaminya, Teddy Syach, saat terakhir akan meninggal.
Di saat Rina Gunawan menjalani perawatan di ICU. Suami serta anaknya melakukan isolasi mandiri di rumah. Teddy Syach hanya bisa menemani istrinya lewat doa dan video call.
Seakan isyarat akan berpisah untuk selama-lamanya, Rina Gunawan melambaikan tangan kepada Teddy dan anak-anaknya.
"Terakhir saat video call detik sebelum pemasangan ventilator ada dadah-dadah 'dah ayah' gitu," kata Teddy di pemakaman.
"Di waktu-waktu terakhirnya, saya sempat membimbingnya dengan doa dari rumah," ungkap Teddy Syach.
"Terakhir saya sempat video call, suster dan dokter juga ikut," katanya.
Berita Terkait
-
Rina Gunawan Dimakamkan, Buku Diet Tya Ariestya Dikritik Habis-habisan
-
Sahrul Gunawan Terpukul Rina Gunawan Meninggal, Ungkap Penyesalan Ini
-
Sahrul Gunawan Menyesal Usai Dengar Kabar Rina Gunawan Meninggal
-
Profil Teddy Syach, Suami Rina Gunawan yang Sudah 20 Tahun Mendampingi
-
Deretan Ucapan Duka Cita untuk Rina Gunawan dari Publik Figur
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
BRI Group Terkemuka di Asia, Sabet 4 Award ESG dan Green Finance 2025
-
Megengan di Masjid Al Akbar, Khofifah Serukan Penguatan Kesalehan Sosial Jelang Ramadhan 1447 H
-
Desa BRILiaN 2026: BRI Dukung Asta Cita dan SDGs Desa
-
BRI Debit FC Barcelona Resmi Meluncur, Tawarkan Benefit dan Akses Premium
-
Gubernur Khofifah Hadiri Rakernas Pergunu dan JKSN Bersama Menko Polkam: Kiai Santri Penyejuk Bangsa