SuaraJatim.id - Ekskavasi yang dilakukan tim Balai Perlindungan Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) di Situs Kumitir, yang disebut-sebut terkait dengan peninggalan Kerajaan Majapahit, dikejutkan dengan temuan beberapa kerangka atau tulang belulang manusia di kedalaman 60 centimeter.
Tulang belulang yang ditemukan itu berada di sekitar Situs Kumitir di tengah areal persawahan Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.
Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, beberapa kerangka manusia tersebut ditemukan di tumpukan bebatuab. Satu di antara tulang belulang yang ditemukan tim, masih dalam kondisi utuh. Sedangkan tulang belulang lainnya ditemukan beberapa bagian saja seperti, kepala, tangan, dan kaki.
"Kerangka-kerangka tersebut ditemukan di kedalaman 60 sentimeter dari permukaan tanah. Sebelumnya kita menduga, temuan kerangka itu merupakan bagian dari makam desa yang terletak di sisi timur situs, berjarak sekitar 10 meter. Tetapi, tanah makam lebih rendah satu meter dari tanah di sektor A, B, dan C situs Kumitir," kata Wicaksono saat dihubungi Suarajatimpost.com-jaringan Suara.com pada Jumat malam (12/03/2021).
Meski begitu, BPCB Jatim belum bisa memastikan kebenaran asal kerangka tersebut. Masih menurut Wicaksono, banyak pertanyaan yang kemudian muncul setelah ditemukannya kerangka tersebut.
Dia menjelaskan, untuk mengetahui kejelasannya, pihaknya akan mengundang tim ahli dari antropologi forensik dari Kampus Universitas Airlangga Surabaya (Unair) untuk mengidentifikasi temuan kerangka-kerangka tersebut.
"Apakah ini makam baru atau satu konteks dengan temuan di sektor A, B, dan C situs Kumitir? Itu nanti mereka (tim ahli Antropologi forensik Unair Surabaya) yang akan menjawab," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor
-
Ini Identitas 4 Suporter PSS Sleman yang Tewas dalam Kecelakaan di Madiun
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien
-
Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi
-
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan