SuaraJatim.id - Sebuah benda mencurigakan sempat membuat orang-orang di Terminal Purbaya, Madiun, Jawa Timur, gempar. Tidak ada yang berani mendekati benda itu sebab diduga berbahaya.
Tim Gegana dari Batalion C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) segera turun dan mengamankan benda mencurigakan tersebut.
Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan berdasarkan laporan, benda berupa karton yang diikat tali rafia hitam itu, ditemukan pedagang asongan pada Sabtu siang. Namun hingga malam hari benda tersebut masih berada di lokasi.
"Karena curiga dan membuat takut pengunjung terminal, maka keberadaan benda mencurigakan tersebut dilaporkan ke petugas terminal dan dilanjutkan ke polisi," ujar AKBP Dewa di Madiun, seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, pihaknya tidak mau berspekulasi terkait temuan benda mencurigakan itu. Polres Madiun Kota lalu berkoordinasi dengan tim Gegana untuk memastikan benda mencurigakan tersebut.
"Jadi saat ini benda mencurigakan itu telah diamankan oleh tim Gegana. Nanti pihak Gegana yang akan memastikan," kata dia.
Hasil pemeriksaan dengan menggunakan alat X-Ray, kotak karton itu berisi tiga tumpuk benda tanpa ditemukan unsur rangkaian elektrik. Saat ini kotak tersebut telah diamankan oleh Tim Gegana Polda Jatim untuk diperiksa.
Akibat temuan benda mencurigakan tersebut, arus kedatangan penumpang bus di Terminal Purbaya, Kota Madiun sempat ditutup dan dialihkan.
Pengelola terminal sempat meminta sopir bus menaikkan dan menurunkan penumpang di depan terminal. Penumpang juga diarahkan untuk menunggu kedatangan bus di depan terminal.
Baca Juga: Karton Ditali Rafia Bikin Geger Terminal Purbaya, Tim Gegana Turun Tangan
Petugas kepolisian juga memasang garis polisi atau "police line" di sekitar lokasi temuan benda tersebut. Polisi juga sempat melarang aktivitas di dalam terminal.
Kapolres menambahkan, belum diketahui isi dari benda mencurigakan tersebut. Namun, demi keamanan, pihaknya melakukan sterilisasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan.
Berita Terkait
-
Karton Ditali Rafia Bikin Geger Terminal Purbaya, Tim Gegana Turun Tangan
-
Kronologi Temuan Benda Mencurigakan di Depan Gereja GPIB Effatha
-
Kurang Ajar! Mahasiswa Ini Kuras Uang di Rekening Pacar untuk Foya-foya
-
Tak Ada Unsur Bom, Gegana Observasi Lanjut Benda Mencurigakan Depan GPIB
-
Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Bom dari Benda Mencurigakan Depan Gereja GPIB
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU
-
BRI Perkuat Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Ekonomi Desa
-
Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan