SuaraJatim.id - Saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) diborong dua direkturnya sendiri. Alasannya, Bank dengan kode emiten BJTM itu kinerjanya membaik pada 2020 lalu.
Dua direksi yang memborong saham BJTM adalah Direktur Utama Bank Jatim sendiri Busrul Iman dan Direktur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha.
Dalam laporan tahun lalu, kinerja Bank Jatim memang cukup menggembirakan. Dari sisi fundamental, saat itu BJTM masih mencatatkan pertumbuhan kredit 7 persen sampai November 2020. Sementara di triwulan 1 tahun ini, pertumbuhan kredit jadi 8,63 persen.
Di sisi lain, saat itu saham BJTM masih memiliki valuasi murah. Indikatornya, price to earning ratio (PER) hanya 7,5 kali dan return on equity (ROE) 13 persen.
Dalam laman informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 20 – 21 April 2021, tercatat Busrul Iman membeli saham sebanyak 240.000 lembar saham yang dibeli di harga Rp 795 per lembar saham.
Sedangkan Ferdian Timur Satyagraha tercatat membeli saham sebanyak 223.800 lembar saham pada posisi harga Rp 800/ lembar saham.
Dari pembelian tersebut, total saham BJTM yang dimiliki oleh Busrul dan Ferdian masing-masing sebesar 1.222.200 lembar saham dan 942.433 lembar saham.
"Alasan membeli saham, jelas untuk investasi," ungkap Busrul, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (27/04/2021).
Berdasarkan komposisi kepemilikan saham Seri B BJTM sampai dengan maret 2021, Investor Domestik mendominasi kepemilikan saham BJTM sebesar 50,2 persen dengan jumlah sebanyak 64.634 investor.
Baca Juga: Cara Beli Saham Mudah bagi Pemula
Sedangkan sebesar 49,8 persen milik Investor Asing dengan jumlah sebanyak 219 investor. Dari jumlah investor domestik, sebesar 43,5 persen dimiliki oleh individu, sedangkan sisanya dimiliki oleh institusi.
Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat domestik secara umum terhadap Bank Jatim semakin meningkat. Busrul Iman meyakini Bank Jatim memiliki prospek yang cerah di tahun 2021.
"Sesuai dengan kinerja keuangan Maret 2021 yang telah kami rilis beberapa waktu lalu, kinerja Bank Jatim menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Total aset tercatat Rp.89,65 Triliun atau tumbuh 28,58 persen (YoY), sedangkan laba bersih tercatat Rp 448 Miliar atau tumbuh 2,20 persen (YoY).
"Selama triwulan I 2021, penyaluran kredit Bank Jatim sekitar Rp 41,73 Triliun atau tumbuh 8,63 persen (YoY), sedangkan dana pihak ketiga tercatat Rp 76,09 Triliun atau tumbuh secara signifikan 31,72 persen," kata Busrul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran
-
Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak
-
Endang Tirtana Soroti Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI
-
Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar
-
Dentuman Semeru Menggelegar Senin Malam Terekam CCTV, Petugas Ungkap Fakta di Baliknya