SuaraJatim.id - Hutan pohon jati di kawasan Geneng Indah RT 04 RW 08, Kelurahan/Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan terbakar hebat. Penyebabnya ada orang buang putung rokok sembarangan, Minggu (15/08/2021).
Padahal, di musim kemarau seperti sekarang ini cuaca panas disertai angin kencang. Ada api sedikit saja bisa segera menyambar kayu dan ranting pohon di hutan. Akibat kebakaran ini, sejumlah pohon jati di kawasan itu hangus terbakar.
Saat ini petugas setempat masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran, perkiraan sementara hal itu diakibatkan oleh putung rokok yang dibuang sembarangan.
Dijelaskan Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Lamongan, Amri, mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati membuang putung rokoknya.
"Untuk penyebab belum diketahui. Tapi bisa jadi akibat orang buang puntung rokok sembarangan. Di musim kemarau begini hendaknya lebih hati-hati, termasuk buang puntung rokok. Karena rawan terjadi kebakaran," katanya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (15/08/2021).
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa kebakaran ini berlangsung sekira pukul 10.00 Wib tadi. Untungnya, lahan pohon jati milik warga setempat bernama Artar, yang terbakar itu berhasil dilokalisir oleh petugas pemadam kebakaran Paciran Lamongan.
Di lahan tersebut, api membakar rerumputan dan dedaunan pohon jati yang jatuh berserakan. Di musim kemarau, rumput dan dedaunan yang kering kerontang itu memudahkan api cepat besar dan menjalar.
Apalagi saat kebakaran terjadi, angin bertiup cukup kencang. Di tempat ini, untungnya lahan lantai jati yang terbakar baru sekitar 15 x 20 meter, lantaran segera dipadamkan oleh petugas.
Lebih lanjut, Amri menilai jika warga setempat dan pemilik lahan telah merespon dengan cepat dan tanggap, saat mengetahui ada api yang muncul dari lahan jati tersebut, sebelumnya mereka bergerak dan berupaya memadamkan api meski dengan peralatan yang seadanya.
Baca Juga: Pesawat Pemadam Kebakaran Milik Rusia Jatuh di Turki, Semua Kru Tewas
Sembari sejumlah warga tengah berusaha memadamkan api, sebagian warga lainnya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Paciran. Tak lama informasi itu disampaikan ke PMK (Petugas Mencegah Kebakaran) di Paciran, lalu petugas langsung meluncur dan tiba di lokasi kebakaran tersebut pada pukul 10.30 Wib.
"Anggota menerima laporan dari warga yang menyebutkan telah terjadi kebakaran. Lalu personil damkar Paciran segera meluncur bersama 1 unit, dan personil tiba di lokasi pukul 10.30 WIB, Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.10 Wib. Tidak ada korban dalam musibah kebakaran ini," tandas Amri.
Pada kesempatan tersebut, Amri juga mengatakan, bahwa pipa air dari kendaraan petugas, untungnya bisa mudah menjangkau lokasi. “Tidak ada kendala saat 1 unit kendaraan PMK menuju titik lokasi kejadian. Selang air juga bisa menjangkau ke lahan tersebut,” lanjut Amri.
Guna memastikan agar tidak ada lagi bara api yang menyala, setelah menaklukkan si jago merah, petugas PMK juga melakukan pembasahan secara merata pada semua bagian dari sisa-sisa kebakaran tersebut.
"Petugas telah melakukan tindakan untuk mencegah agar kebakaran tidak merembet dan meluas ke area lain," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pesawat Pemadam Kebakaran Milik Rusia Jatuh di Turki, Semua Kru Tewas
-
Viral Pria Lamongan Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Warganet Cemburu : Jalur Pelet
-
BMKG Pantau 50 Titik Panas di Kalimantan Selatan, Akibat Karhutla?
-
Manajer Persela Akui Tunggu Kedatangan Gian Zola Sebelum Liga 1 Mulai
-
Danramil Lamongan Lamongan Kota Lari Kejar Tukang Rongsokan untuk Beri Bantuan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang
-
ASN Pemukul Perawat di RSUD Koesnadi Jadi Tersangka