Satu studi pada tahun 2017 seperti dikutip dari Healthline, menemukan, konsumsi makanan tinggi gula dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan suasana hati pada pria, dan gangguan serupa berulang baik pada pria maupun wanita.
Selain itu, berbagai penelitian juga menemukan hubungan antara diet tinggi gula dan depresi. Konsumsi gula yang berlebihan memicu ketidakseimbangan bahan kimia otak tertentu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan depresi dan bahkan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko mengembangkan gangguan kesehatan mental pada beberapa orang.
Cara aman konsumsi gula
Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar konsumsi gula Anda tak berlebihan. Pertama, Juwalita membolehkan Anda menambahkan gula ke dalam masakan, karena jumlah yang Anda masukkan biasanya tidak akan berlebihan.
Kedua, sebaiknya hindari produk-produk yang didalamnya terdapat gula tambahan. Misalnya, Anda ingin mengkonsumsi susu, maka waspadalah pada produk yang diberi flavored milk atau yogurt karena biasanya mengandung gula yang ditambahkan di luar laktosa.
Bila Anda ingin minuman manis, sebaiknya carilah minuman yang berasal dari gula alami seperti sayur, buah dan susu.
"Atau bila ingin cake, jangan sampai ada minuman manis lagi di hari yang sama," tutur Juwalita.
Anda bisa menjadikan jus buah dan sayur sebagai alternatif untuk bisa memenuhi kebutuhan mikronutrisi Anda. Tetapi ini tak berarti menggantikan konsumsi kedua makanan ini dalam kondisi segar.
Juwalita mengatakan, khusus untuk buah dan sayur, Anda bisa mengombinasikan keduanya untuk mendapatkan serat, vitamin, antioksidan.
Baca Juga: Peringkat Buah Berdasarkan Kandungan Gula dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Inilah yang kemudian menjadi alasan CEO dan Presiden Direktur Re.juve, Richard Anthony menghadirkan produk jus kombinasi buah dan sayur. Menurut dia, mengombinasikan kedua makanan ini bisa menjadi cara menyajikannya secara raw tanpa tambahan lainnya.
Dia lalu membantah pendapat yang menyatakan jus buah dan sayur mengandung tinggi gula dan rendah atau bahkan nol serat. Menurut Anthony, produk jus yang terbuat dari 100 persen buah dan sayur segar tanpa tambahan apapun tidak mungkin mengandung gula tinggi.
"Kalau dibilang no fiber, that is wrong. Not all juices are equal. Tergantung pembuatannya, bahan yang digunakan," kata dia.
Sementara untuk serat, Anthony mencontohkan, produk Asian Green 250 ml yang terdiri dari buah-buah segar seperti nanas, apel, mentimun dan bayam mengandung 6 gram serat. Jumlah ini seperempat dari kebutuhan serat harian yakni 25-30 gram. ANTARA
Berita Terkait
-
Peringkat Buah Berdasarkan Kandungan Gula dan Berita Kesehatan Menarik Lainnya
-
Cara Aman Konsumsi Makanan Manis Tanpa Takut Gula Darah dan Berat Badan Naik
-
Ini Daftar Buah dengan Kadar Gula Tertinggi dan Terendah
-
Biar Tak Salah Pilih, Simak Rincian Buah dengan Kandungan Gula Tertinggi hingga Terendah
-
Konsumsi Seperlunya, 5 Alasan Mengapa Gula Buatan Kurang Baik bagi Kesehatan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Perkuat Fondasi Teknologi, Kantongi Sertifikasi Kualitas Software Internasional
-
Di Balik Dapur MBG, Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
-
Drama OTT Tulungagung: Tak Hanya Bupati, Sang Adik Kandung Legislator PDIP Ikut Diboyong KPK
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar