SuaraJatim.id - Bea Cukai Gresik mengungkap modus baru dalam penjualan rokok ilegal. Kali ini penjualan rokok tanpa bayar pajak ditemukan dijual bebes di media sosial. Dari operasi tersebut, sebanyak 381 ribu 800 ratus batang diamankan.
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy mengatakan, pengungkapan bermula saat petugas di lapangan mencurigai salah satu akun di media sosial yang memposting rokok dengan harga murah. Setelah itu, petugas menyaru sebagai pembeli.
"Saat kita mau beli 2 batang, mereka malah menawarkan barang yang lebih banyak. Alhasil kami langsung membeli satu bal rokok di wilayah Kecamatan Bungah," kata Bier Budy, Kamis (2/9/2021).
Dari transaksi itu, petugas kemudian mengembangkan lebih jauh. Sampai akhirnya, pihaknya menemukan supplier besar yang beralamat di Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan. Akibatnya, petugas langsung menyasar lokasi dan menggerebek gudang penyimpanan.
"Dalam kasus ini ada dua orang yang kami tetapkan senagai tersangka. Keduanya adalah P dan A pengepul rokok illegal. Tersangka melanggar pasal 54 dan pasal 56 UU Nomor 39 tahun 2007," tukasnya.
Selain itu, Bier Budy menduga, produk rokok yang dimankan hampir menyerupai rokok buatan pabrik. Sehingga dia meyakini, produksi rokok yang dimankan bukan buatan tangan, melainkan buatan mesin pabrik.
Adapun dari ratusan ribu batang rokok yang diamankan petugas, jika dirupiahkan bernilai sebesar Rp 389.517,00. Dengan potensi kerugian yang dialami negara sebesar Rp 274.884.862,00.
Kontributor : Amin Alamsyah
Baca Juga: 128 Pegawai Kemenkeu Meninggal karena Covid, Terbanyak dari Bea Cukai
Tag
Berita Terkait
-
128 Pegawai Kemenkeu Meninggal karena Covid, Terbanyak dari Bea Cukai
-
Massa Hajar Petugas Bea Cukai saat OTT Rokok Ilegal di Batam
-
Dua Petugas Bea Cukai Batam Diduga Dianiaya Sekolompok Massa
-
Toko di Bandung Barat Ini Nekat Jual Barang Terlarang Terang-terangan, Begini Ujungnya
-
Petugas Bea Cukai Amankan Penyelundup Rokok dan Miras di Dapur 12, Nilai Capai Rp500 Juta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81
-
Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi
-
Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur