SuaraJatim.id - Kondisi komedian dan host Tukul Arwana masih mendapat perawatan intensif di ICU rumah sakit. Hal ini disampaikan manajer Tukul, Rizky Kimun.
Sebelumnya, Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Otak Nasional di Cawang Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan intensif setelah mengeluh pusing dan dikabarkan mengalami pendarahan otak.
Rizky mengatakan, karena masih di ICU maka Tukul belum bisa dijenguk. Menurut dia, Tukul baru benar-benar bisa dijenguk bila kondisinya sudah benar-benar pulih dan dipindahkan ke ruang perawatan.
"Karena ini belum boleh dibesuk. Jadi rekan artis yang tanya ke saya juga belum boleh, karena masih di ICU," kata Rizky, saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (25/09/2021).
"Iya, kecuali kalau udah pindah ke ruang VIP mungkin baru boleh dijenguk," ujarnya, seperti dikutip dari matamata.com, jejaring media suara.com, Minggu (26/09/2021).
Jawaban Rizky Kimun masih sama saat ditanya soal kondisi Tukul Arwana. Ia menyebut komedian 57 tahun ini sudah bisa merespons pembicaraan dengan menggerakkan tangan dan mata, meskipun belum bisa berbicara.
"Diajak ngobrol sudah respons, tapi masih belum bisa bicara. Cuma kalau dari gerakan tangan sudah bisa respons," tutur Rizky.
Seperti diketahui, Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasinal, Cawang, Jakarta Timur karena mengalami pendarahan di otak pada Rabu (22/9/2021) malam.
Selang beberapa jam, dokter memutuskan untuk melakukan operasi terhadap mantan presenter Bukan Empat Mata ini.
Baca Juga: 7 Potret Kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi, Setia Dampingi Ayah
Operasi yang berjalan sekitar tiga jam berjalan lancar. Keluarga mengungkap kalau kondisi Tukul sudah mulai membaik. Namun sayangnya, baik pihak rumah sakit maupun keluarga enggan memberi tahu penyakit apa yang diderita Tukul.
Dikabarkan meninggal dunia
Beberapa waktu lalu juga santer kabar kalau Tukul Arwana meninggal dunia. Namun kabar tersebut buru-buru dibantak oleh Rizky Kimun.
Malah menurut Rizky, kondisi komedian 57 tahun ini terus berangsur membaik.
"Jadi, saya mau klarifikasi berita Mas Tukul. Maaf ya, meninggal dunia itu benar-benar hoaks. Karena memang dia masih ada, dan beliau masih hidup," kata Rizky Kimun menegaskan.
"Sekarang tanggal 25 September, jadi kondisi terakhir beliau sudah membaik. Pasti lah (kondisi berangsur membaik), kan kita operasi tanggal 22, sekarang tanggal 25 progress-nya positif," kata Rizky.
Berita Terkait
-
7 Potret Kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi, Setia Dampingi Ayah
-
Mengejan hingga Berhubungan Seks, Kenali 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Pendarahan Otak!
-
Tukul Arwana akan Jalani Fisioterapi, Begini Proses Perawatannya!
-
Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
-
Bantah Tukul Arwana Meninggal Dunia, Manajer: Itu Sangat Hoaks
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan