SuaraJatim.id - Demi pengembangan sepak bola, Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Liverpool, Inggris. Terutama kolaborasi terkait Sister City.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Tranmere Rovers FC (TRFC) memberikan pelatihan kepada pesepak bola muda berbakat serta ratusan guru olahraga SD-SMP dan pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di Surabaya. Hal itu merupakan salah satu hasil kerja sama dengan Liverpool.
"Pelatihan tentang sains dan teknik sepak bola ini akan digelar selama enam minggu ke depan secara hybrid. Ini merupakan salah satu bentuk kerjasama sister city di bidang olahraga antara Surabaya-Liverpool," katanya mengutip dari Antara, Jumat (8/10/2021).
Wali Kota Eri optimistis Surabaya akan memiliki talenta sepak bola kelas dunia di masa depan berkat pelatihan yang diberikan TRFC.
Ia juga berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga Surabaya menghasilkan pemain sepak bola berkualitas internasional.
Ia mengatakan, bahwa kerja sama dalam program pengembangan sepak bola antara Liverpool-Surabaya merupakan kali yang kedua. Sebab pada tahun 2018, lanjut dia, beberapa pesepak bola muda berbakat asal Surabaya termasuk Supriyadi, berkesempatan mengikuti kamp sepak bola elit di kompleks pelatihan profesional Tranmere Rovers, Liverpool.
Bahkan, pada tahun 2020, para pelatih TRFC juga sempat berkunjung ke Surabaya untuk memberikan pelatihan bagi para pemuda Surabaya berbakat lainnya.
"Ini adalah kebahagiaan buat saya sebagai Wali Kota Surabaya. Karena kedekatan Surabaya dengan Liverpool terus terjaga. Tidak hanya dalam satu bidang sepak bola, tapi dalam berbagai hal. Semoga Sister City bisa terus berlanjut dan ini bisa menjadi semangat bagi kami Surabaya untuk menciptakan talenta-talenta sepak bola yang lebih hebat lagi," katanya.
Meski nantinya pembinaan yang berlangsung selama enam minggu dilakukan secara hybrid, Wali Kota Eri meyakini, pelatihan itu dapat berjalan maksimal. Bahkan, ia mengaku optimistis, melalui pelatihan ini, akan semakin banyak muncul bibit-bibit pesepak bola berbakat dan hebat dari Kota Pahlawan.
"Semoga yang diberikan oleh Liverpool kepada Surabaya akan memberikan dampak yang luar biasa, terima kasih. Apa yang diberikan ke Kota Surabaya akan menjadi kenangan indah, saya yakin akan muncul pelatih-pelatih atau pemain-pemain hebat," ujarnya.
Tidak lupa, Wali Kota Eri juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar tidak perlu sungkan dan ragu untuk bertanya. Sebab, saat ini mereka sedang bertemu dengan orang-orang profesional dari Liverpool yang ahli di bidang sepak bola.
"Kami berharap semua teman-teman yang mengikuti pelatihan ini jangan pernah segan untuk bertanya. Karena kita bertemu dengan orang-orang, dengan pelatih-pelatih hebat," katanya.
Sebagai diketahui, saat penandatanganan nota kesepahaman antara kedua sister city yang berlangsung di Surabaya pada 19 Maret 2018, sepak bola menjadi bidang utama kerja sama. Sebagai hasil dari nota kesepahaman itu, beberapa program sepak bola telah dilaksanakan melalui Tranmere Rovers Football Club, yang berbasis di Wirral, Merseyside.
Namun, program pengembangan sepak bola kemudian ditunda setelah COVID-19 melanda dunia. Kini, Tranmere menghadirkan kembali program pengembangan sepak bola hybrid baru yang akan berlangsung di tengah pandemi.
Pelatihan ini dengan seminar pendidikan daring untuk para pelatih yang diadakan mulai 6 Oktober 2021 hingga enam minggu ke depan. Program ini akan diikuti oleh pelatihan in-house di Surabaya yang dipandu oleh pelatih akademi internasional TRFC, dan kamp pelatihan elit di Liverpool untuk U13-15 tahun Surabaya yang terpilih pada tahun 2022. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB