SuaraJatim.id - Hasil asesmen level situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan yang dirilis pada 13 Oktober menyebutkan, sebanyak 34 daerah di wilayah Jawa Timur, kini masuk Level 1.
Level 1 ini merupakan level terendah dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sementara yang menghuni Level 2 ada 4 wilayah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun mengaku senang dan bersyukur dengan capaian tersebut. Ia mengunggah kabar menggembirakan itu ke akun Instagramnya @khofifah.ip.
"Alhamdulillah. Asesmen level situasi covid-19 Kemenkes tanggal 13 Oktober rilis 14 Oktober mencatat Kab/ Kot Se- Jatim telah masuk level 1 sebanyak 34 Daerah. Capaian se Jawa- Bali bahkan se- Indonesia tertinggi," tulisnya dalam keterangan unggahan di akun instagram @khofifah.ip.
Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Timur atas ikhtiar dan gotong royong yang dilakukan selama ini.
"Terimakasih atas semua ihtiar, gotong royong, kerja keras, sinergi dan do'a semua warga Jatim. Mohon tetap jaga protkes dan percepat vaksinasi. Salam sehat sejahtera. Semoga jum'at ini penuh barokah," tutupnya
Berikut rincian 34 daerah di Jatim yang masuk Level 1 dan Level 2:
Level 1
Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kediri, Jombang, Bangkalan, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Kota Madiun, Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pacitan, Ngawi, Lumajang, Magetan, Probolinggo, Nganjuk
Baca Juga: Terungkap Pelaku Pembuang Bayi di Kabupaten Malang, Ternyata Seorang Bidan
Level 2
Mojokerto, Malang, Kota Malang, Jember
Sejumlah warganet pun bersyukur dengan capaian ini.
"Alhamdulillah baarakallah," ucap @imam***
"Ilustrasi fliyer yang menggambar bahwa pandemi adalah tantangan yang harus dihadapi secara bersama oleh seluruh elemen anak bangsa secara kolektif bahu membahu tanpa pandang bulu. Bersatu, Berjuang Bersama, Kita Pasti Menang," kata @makun***
"Alhamdullilah ..semoga covid segera berlalu dan semua kembali seperti semula...aamiin YRA," ujar @anik***
"Alhamdulillah," ucap @akhi***
"Alhamdulillah ," kata @avi***
"Prestasi membanggakan... ayoo tetap semangat," kata @dr***
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
Terungkap Pelaku Pembuang Bayi di Kabupaten Malang, Ternyata Seorang Bidan
-
Tak Dapat Medali Perunggu di PON XX Papua, Tim Jatim Mengaku Susah Payah Lawan Kaltim
-
Polisi Usut Kasus Bayi Dibuang di Kabupaten Malang
-
Warga Kota Malang Ditargetkan Rampung Vaksinasi Akhir 2021
-
Top! Mahasiswa Universitas Brawijaya dan Polresta Malang Kota Ciptakan Dispenser Masker
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!