SuaraJatim.id - Sebanyak 40 ribu dosis vaksin digelontor untuk memenuhi target vaksinasi di wilayah anglomerasi Surabaya Raya. Vaksin sebanyak itu disiapkan bagi masyarakat di Lapangan Thor Jalan Padmosusastro Surabaya, Jumat (15/10/2021).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, vaksinasi di Lapangan Thor itu untuk menyasar kalangan pelajar dan lansia. Sementara khusus untuk vaksinasi lansia dilakukan melalui mobil keliling.
Surabaya sendiri, Ia menjelaskan, sudah mengirimkan 32 mobil vaksin ke wilayah aglomerasi sesuai arahan Pangkoarmada II, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, dan Gubernur Jatim.
"Mobil kita 32 yang turun ke lapangan, itu kami berikan enam unit ke Danrem sebagai motornya mau digerakkan ke mana saja nantinya. Mobil vaksinasi dari Polrestabes pun dikirim ke Bangkalan," kata Eri Cahyadi, dalam siaran persnya, Jumat (15/10/2021).
"Kami berharap minggu depan atau akhir bulan Oktober bisa mencapai 40 persen di Bangkalan, sehingga nantinya aglomerasi kita bisa turun ke level 2 atau bahkan level 1, karena berdasarkan asesmen Kemenkes, Surabaya sudah level 1," ujarnya menegaskan.
Ia melanjutkan, sampai saat ini khusus Kota Surabaya sudah melakukan vaksinasi bagi pelajar mencapai 80 persen untuk dosis pertama dan 50 persen untuk dosis keduanya. Sedangkan vaksinasi bagi lansia sudah mencapai 92 persen dosis pertama dan 80 persen untuk dosis keduanya.
Dalam vaksinasi merdeka di Lapangan Thor juga hadir Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit serta Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.
Hadir pula dalam vaksinasi merdeka itu Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, serta Forkopimda Jatim dan Forkopimda Surabaya.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan vaksinasi kali ini juga dilakukan di 34 Polres dan Kodim di Jawa Timur dengan target 26 ribu dosis vaksin. Sasarannya masyarakat rentan, lansia, anak-anak di atas usia 12 tahun dan juga difabel.
Baca Juga: Viral Pejalan Kaki Curhat Zebra Cross Dihalangi Truk Polisi hingga Hampir Ketabrak Mobil
"Vaksinasi terbukti mampu melindungi masyarakat dari perburukan akibat terpapar Covid-19. Oleh sebab itu, akselerasi harus terus kita lakukan, baik di wilayah yang capaiannya sudah tinggi termasuk di wilayah aglomerasi. Sehingga lalu lintas dan aktivitas masyarakat dapat lancar dengan perlindungan vaksin dosis satu maupun dosis dua untuk mencapai target 70 persen," kata Panglima TNI.
Di samping itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit menambahkan program vaksinasi ini dapat mencapai target sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.
"Hari ini harapan kita, hingga sore hari ini mencapai target over prestasi. Kami harap bisa mencapai 70 persen, karena sejauh ini Level PPKM di Jatim juga semakin mengalami penurunan," kata Kapolri.
Berita Terkait
-
Viral Pejalan Kaki Curhat Zebra Cross Dihalangi Truk Polisi hingga Hampir Ketabrak Mobil
-
TERBARU Info Vaksin Surabaya 15 Oktober 2021 Pakai Vaksin Sinovac dan AstraZeneca
-
Jambret Merajalela di Surabaya, Polisi Kerahkan Tim Anti Bandit
-
Keren, Restoran Surabaya Ini Raih Predikat Restoran dengan Panorama Terbaik di Asia
-
Liga 1 Indonesia Pekan Ketujuh: Persipura vs Persebaya, Pertarungan 2 Kutub Negeri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB