SuaraJatim.id - Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan tidak ada pemaksaan kepada warga supaya ikut vaksinasi COVID-19.
"Tidak ada pemaksaan dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19," kata bupati di Pamekasan mengutip dari Antara, Jumat (15/10/2021).
Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan sejumlah pondok pesantren. Supaya menyukseskan program vaksinasi.
Hasilnya, warga yang mengikuti vaksinasi umumnya mengaku tidak ada paksaan sebagaimana kabar yang beredar di sejumlah media sosial.
Baca Juga: Bus Vaksinasi Sudah Beroperasi di RSD Madani Pekanbaru, Yuk Vaksin!
"Terima kasih atas dukungan para ulama terkait pelaksanaan vaksinasi ini dan mari kita manfaatkan program baik pemerintah ini, demi untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita, dengan harapan mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir," kata Baddrut.
Ia menjelaskan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah dalam rangka membentuk kekebalan komunitas sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.
Warga yang divaksin oleh petugas medis harus lolos screening, sedangkan yang tidak lolos maka tidak akan divaksin.
Selain dalam rangka meningkatkan kekebalan komunitas masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19, bupati mengatakan gerakan vaksinasi serentak di Pamekasan juga bertujuan memperluas cakupan vaksinasi, mengingat Pamekasan termasuk salah satu kabupaten di Jawa Timur yang rendah cakupan vaksinasinya.
"Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara TNI dan Polri," katanya. (Antara)
Baca Juga: Kalbe Gelar Sentra Vaksinasi Covid-19 bagi Pasien Kanker, Thalasemia, HIV/AIDS, & Autoimun
Berita Terkait
-
Pentingnya Vaksinasi Influenza Ibu Hamil, Bisa Jadi Garda Terdepan Lindungi Antibodi Bayi?
-
Tragis! Siska Bocah 10 Tahun Derita Kanker Ganas Pasca Vaksinasi di Sekolah, Keluarga Minta Bantuan
-
Peran Vaksinasi Dewasa dalam Meningkatkan Kesehatan dan Mengurangi Biaya Medis Jangka Panjang
-
Ngeri, Ternyata Ini yang Terjadi Kalau Dari Lahir Anak Tidak Diimunisasi
-
Siswa Rentan Tertular Penyakit, Ketua IDAI Minta Pelaksanaan Vaksinasi di Sekolah Terus Diperkuat
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan
-
Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim Sepekan ke Depan
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi