SuaraJatim.id - Apa kepanjangan tol sebenarnya? Jalan tol sering dianggap sinonim untuk jalan bebas hambatan di Indonesia. Akan tetapi, tahukah kamu sebenarnya apa kepanjangan dari tol?
Tol merupakan singkatan dari tax on location atau pajak yang dibayarkan di tempat. Istilah ini mengacu pada kewajiban pengemudi mobil membayar sejumlah uang saat memasuki jalan bebas hambatan tersebut.
Adapun jalan tol adalah suatu jalan yang dikhususkan untuk kendaraan bersumbu dua atau lebih (mobil, bus, truk) dan bertujuan untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain. Untuk menggunakan fasilitas ini, para pengguna jalan tol harus membayar sesuai tarif yang berlaku.
Penetapan tarif didasarkan pada golongan kendaraan. Bangunan atau tempat fasilitas tol dikumpulkan disebut sebagai gerbang tol. Bangunan ini biasanya ditemukan di dekat pintu keluar, di awal atau akhir jembatan dan ketika di awal memasuki suatu jalan layang.
Di negara lain, jalan bebas hambatan yang fungsinya seperti jalan tol di Indonesia dikenal dengan freeway, highway, dan expressway. Penggunaan jalan tersebut tidak dikenakan biaya dan terdapat di beberapa negara seperti Australia, India, Jepang, Kanada, Amerika Serikat, dan lain-lain. Sedangkan di Singapura dan Malaysia juga mengoperasikan expressway, sementara Filipina dan Thailand punya highway.
Pemerintah Indonesia menerima dana pinjaman luar negeri yang diserahkan pada PT Jasa Marga sebagai penyertaan modal anggaran jalan tol Jakarta – Bogor – Ciawi (Jagorawi) pada 1973 silam. Sejarah jalan tol pertama di Indonesia ditandai oleh peresmian jalan tol Jagorawi yang dilakukan oleh Presiden Soeharto pada 9 Maret 1978.
Saat itu, pembebasan tanahnya dibiayai oleh pemerintah dan pembangunannya juga masih dilakukan oleh perusahaan negara. Jalan tol Jagorawi pertama digunakan oleh pengendara mobil yang biasanya melalui jalur Cibinong atau Parung dari Bogor ke Jakarta. Pada peresmian pertama, terdapat 8 pintu masuk tol yang bisa digunakan dan mampu menampung kapasitas hingga 50.000 kendaraan roda empat setiap hari.
Biaya melintasi jalan tol digunakan untuk keperluan merawat jalan dan juga perbaikan jalan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Pembangunan jalan tol pertama ini sempat terhenti akibat adanya krisis moneter. Setelah itu pemerintah melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek tertunda hingga akhirnya saat ini proyek jalan tol memasuki fase percepatan.
Baca Juga: Demi Tingkatkan Layanan Jalan Tol, Kementerian PUPR Lakukan Penilaian Berkelanjutan 2021
Pembangunan jalan tol di Indonesia terus berkembang hingga adanya otomatisasi sistem pembayaran di gerbang tol. Selain itu, penggunaan uang elektronik atau e-money diwajibkan sejak Oktober 2017.
Jalan Tol di Indonesia
Di Indonesia, terdapat sekitar 1.550 kilometer jalan tol yang dioperasikan oleh pemerintah hingga akhir 2020. Pembangunan jalan tol selama 2015 – 2019 terukur mencapai 1.298 kilometer.
Sebagian besar ruas jalan tol yang dioperasikan secara aktif di Indonesia menghubungkan akses antarprovinsi. Namun demikian, hingga penghujung 2020 terdapat 5 ruas jalan tol dengan jarak terpanjang yang beroperasi di Indonesia. Berikut ini ruas jalan tolnya.
1. Jalan Tol Terpeka
Jalan tol sepanjang 189,2 kilometer ini menghubungkan ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung. Pembangunan jalan tol ini menghabiskan dana Rp 21,95 triliun dan dibangun selama dua tahun.
Berita Terkait
-
Hutama Karya Perkuat Operasi ODOL, Jaring 505 Kendaraan Melanggar Sepanjang Januari-Juli 2026
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol
-
Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Petaka di Ladang Tembakau: Balita di Sampang Tewas Tenggelam di Kubangan Air
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
BRI Rayakan Rekor MURI: Pameran Kredit Kendaraan Terbesar di 131 Lokasi Bersamaan