SuaraJatim.id - Video merekam perkelahian dua cewek di taman viral. Belakang diketahui, aksi tersebut terjadi di Ngawi, Jawa Timur.
Duel remaja putri itu persisnya terjadi di Taman Desa Ngale, Kecamatan Paron, pada Rabu (27/10/2021) pukul 16.00 WIB.
Berawal dari adu mulut kemudian berlanjut baku pukul. Perkelahian pun tak terelakan. Mirisnya lagi duel dua remaja putri itu disaksikan oleh sejumlah rekan masing-masing.
Kekinian, identitas kedua remaja yang terlibat duel itu telah diketahui dan kasusnya ditangani Polres Ngawi.
Pelaku perkelahian itu diketahui berinisial VAS (15) pelajar SMK asal Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi dan NNF (16) warga asal Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Ngawi.
Kejadian bermula dari percekcokan yang dimulai dari media sosial VAS menyebut NNV dengan kata yang merendahkan. Lalu mereka janjian di taman hingga akhirnya berujung perkelahian.
"Pukul pukulan jambak-jambakan rambut. Saya tinggal pergi. Saya tidak tau siapa yang melerai bubar sendiri. Aya duduk di lapak, dan ada motor parkir. Pengendaranya tendang tendangan langsung dan langsung menginjak," ungkap Indah Lestari, salah seorang pedagang di taman desa Ngale mengutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (30/10/2021).
Sementara, Kades Ngale Yan Teguh Wibowo menyayangkan peristiwa tersebut. Menurutnya, taman desa tak sepantasnya jadi ajang perkelahian antar remaja. Pasalnya, taman itu digubakan untuk kepentingan umum, seperti olahraga dan rekreasi.
"Saya sempat bingung diklarifikasi. Memang bener lokasi di Ngawi. Namun itu bukan warga kami, saya prihatin. Saya menyuruh kasun mencari siapa mereka. Ternyata mereka masih dibawah umur satu masih sekolah. Masalahnya perselisihan di media sosial hingga berkelahi. Saya prihatin anak bangsa kok jadi begini. Kami buat taman buat olah raga malah digunakan untuk berkelahi," kata Teguh.
Baca Juga: Viral Seorang Perempuan Terjun Bebas ke Sungai, Ini Kata Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo