SuaraJatim.id - Ada banyak amalan sunnah yang perlu diketahui para umat beragama Islam. Salah satu amalan yang perlu dipelajari dan dilaksanakan adalah doa sesudah adzan.
Adzan merupakan panggilan kepada kaum muslimin untuk melaksanakan salat. Allah SWT pun menjanjikan banyak pahala kepada umatnya yang melafalkan adzan atau pun mendengarkannya.
Selain mendengarkan dan melafalkan, ada doa sesudah adzan yang masuk amalan sunnah. Itulah kenapa ketika datang ke masjid, umat muslim yang datang, sebelum atau karena mendengarkan adzan, kemudian membaca doa setelah adzan selesai. Doa dibaca sebelum melaksanakan amalan sunnah lain, yakni salah tahiyatul masjid.
Bagi yang belum tahu, tidak ada kata terlambat untuk mempelajari, kemudian dilaksanakan. Berikut ini merupakan doa yang bisa dilakukan setelah mendengar adzan.
Setelah mendengarkan adzan, disunnahkan bagi muadzin maupun umat muslim untuk mendengarkan untuk membaca salawat, utamanya salawat Ibrahimiyyah. Hal ini seperti yang tertuang dalam kitab Asna Al-Mathalib karya Imam Zakaria al-Anshary (Dar al-Kutub al-Islamy) juz 2, halaman 456.
Tulisan latinnya:
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ `âli sayyidinâ Muhammad kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm, wa ‘alâ `âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ `âli sayyidinâ Muhammad kamâ bârakta ‘alâ sayyidinâ Ibrâhim, wa ‘alâ `âli sayyidinâ Ibrâhîm, innaKa Hamîdun Majîdun
Artinya:
Baca Juga: Doa Sesudah Adzan Lengkap dengan Arti dan Latinnya
"Ya Allah, berilah rahmat pada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaiman Engkau merahmati Nabi Ibrahim dan keluarganya, serta berkatilah Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaiman Engkau berkatilah Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung."
Doa Sesudah Adzan
Setelah membaca atau melafalkan salawat Ibrahimiyyah, umat muslim disunnahkan membaca doa sesudah adzan. Bila amalan ini dijalankan, umat muslim akan mendapatkan pahala, seperti yang telah dijanjikan Allah SWT.
Tulisan latinnya:
Allâhumma Rabba hâdzihid-da‘wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî‘âd
Artinya:
Berita Terkait
-
Gema Adzan Sang Ayah di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Ikhlas Melepas Anaknya Syahid
-
Jangan Sampai Ketinggalan! Jadwal Adzan Maghrib 13 Maret 2025 di Kota-Kota Besar Indonesia
-
Adzan Subuh Hari Ini Jam Berapa? Cek Imsakiyah 11 Maret 2025 Seluruh Wilayah Indonesia
-
Saaih Halilintar Tuai Perdebatan Kumandangkan Azan di Rumah Baru, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Viral Bocah Kumandangkan Adzan yang Baru Lahir Banjir Pujian: Bapaknya Mana?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak