SuaraJatim.id - Pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswa di wilayah Sumenep, Madura ditangkap polisi. Kecelakaan tragis itu persisnya terjadi di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget.
Diberitakan sebelumnya, kasus tabrak lari terjadi pada Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 23.45 WIB, melibatkan sepeda motor merek Yamaha Vixion dengan dump truk. Pengendara motor, Pramana Jaya (18) mahasiswa asal Desa Kalimo’ok Daya, Kecamatan Kalianget dinyatakan tewas. Sedangkan truk penabrak kabur.
Kronologisnya, dump truk melaju dari timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sedangkan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vixion. Dump truk diduga kurang konsentrasi saat melintasi jalan menikung. Akibatnya terjadi benturan dengan sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan korban dari arah berlawanan. Korban mengalami luka berat dan meninggal di RSI Kalianget.
“Kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya pengendara sepeda motor itu melibatkan dump truk milik warga Batuputih,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Minggu (21/11/2021).
AKP Widiarti melanjutkan, terungkapnya kasus tabrak lari itu berkat informasi dari masyarakat. Dari hasil olah TKP dan penyelidikan, ditemukan pecahan dari bagian kedua kendaraan di lokasi kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, ada sebuah dump truk yang kabur usai terjadinya kecelakaan.
“Anggota kemudian melihat rekaman CCTV di sebuah toko, 200 meter ke arah barat dari TKP. Di CCTV, sesuai waktu terjadinya kecelakaan, terlihat sebuah dump truk melintas. Dump truk dengan warna kabin kuning dan bak hijau,” ungkap Widiarti.
Selain itu, warga juga menginformasikan bahwa sering ada dump truk warga kuning hijau naik kapal tongkang mengangkut batu bata dari arah Kalianget menuju Kecamatan Talango. Pemilik dump truk diketahui warga Kecamatan Batuputih.
Tim gabungan Polres pun melakukan pendataan pemilik dump truk dengan warna kabin kuning dan bak warna hijau dengan alamat Kecamatan Batu Putih. Tim kemudian mendapatkan informasi bahwa ada kendaraan dump truk warna tersebut di Desa Badur, Kecamatan Batu putih milik Ach. Sahnayu. Tim gabungan pun melakukan pengecekan dump truk tersebut. Saat itu dump truk ada di tempat galian batu bata sedang mengisi batu bata.
“Saat dilakukan pengecekan, ternyata benar pada kabin di atas lampu terdapat bekas benturan yang sudah di perbaiki, kaca lampu sudah diganti baru, mainan di dekat lampu juga diganti baru. Selain itu, pada bemper bagian kanan ada bekas goresan yang di cat baru,” papar Widiarti.
Tim gabungan pun melakukan interogasi terhadap pemilik truk, Ach. Sahnawi. Ia akhirnya mengakui bahwa dirinyalah yang mengemudikan dump truk dan mengalami kecelakaan di Kalianget.
Baca Juga: Kecelakaan Pikap vs Motor Scoopy, Dua Warga Sumenep Tewas
“Setelah proses interogasi, Ach. Sahnawi pun diamankan di kantor Unit Gakkum untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Widiarti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
-
5 Fakta Sadis Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar, Dicekik dan Ditusuk Gunting Berkali-kali
-
SPPG Dilarang Tolak Produk UMKM, Dapur MBG Bandel Terancam Suspend