SuaraJatim.id - Sejumlah titik wilayah di Lamongan tergenang air setelah diguyur hujan selama kurang lebih 4 jam. Bahkan selasar RSUD dr Soegiri Lamongan pun ikut terendam.
Namun genangan air tidaklah lama. Kemudian genangan juga tidak terlalu mengganggu aktivitas rumah sakit. Petugas juga segera bisa membersihkan genangan air.
Menurut Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo, genangan tersebut setinggi mata kaki orang dewasa. Tidak biasanya RSUD tersebut banjir. Oleh sebab itu Ia mengatakan kalau genangan terjadi lantaran curah hujan yang tinggi.
"Hanya selasar yang sempat tergenang, itupun hanya sekitar 15 menit waktu hujan deras," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis Kamis (25/11/2021).
Lebih lanjut, Budi menuturkan, meski selasar sempat tergenang, namun pelayanan tidak terganggu, karena air tidak sampai masuk menggenangi ruangan rawat inap dan ruang lain yang ada di RSUD.
Begitu hujan semalam reda, Budi menambahkan, air turut surut dan bisa langsung diatasi, sehingga tidak ada lagi genangan air di selasar RS. “Pelayanan juga tetap lancar dan normal,” imbuhnya.
Tak hanya itu, menurut Budi, air yang menggenangi selasar rumah sakit bisa cepat surut karena pihak rumah sakit langsung memfungsikan pompa air untuk mengurangi genangan air.
"Kami juga berupaya mengatasinya dengan pompa air, agar genangan air tidak berlangsung lama," katanya menambahkan.
Jika air yang menggenangi selasar RS surut begitu cepat, namun tidak dengan genangan yang ada di Jalan Kusuma Bangsa dan sebagian jalan di perumahan Made.
Baca Juga: Demo Suporter Tuntut Iwan Setiawan 'Out' dari Persela Lamongan
Kedua genangan di kawasan tersebut bertahan cukup lama. Oleh sebab itu, untuk mengatasi genangan tersebut dibutuhkan pompa air yang ada di utara masjid Mujahidin.
Selain RSUD, sejumlah ruas jalan lain di kota Lamongan juga sempat tergenang air, di antaranya Jalan Kinameng, Jalan Soewoko, Jalan Merpati, Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan Lamongrejo.
Selain itu, jalan poros yang ada di Jalan Panglima Sudirman Lamongan juga sempat tergenang. Ketinggian air yang menggenangi jalan-jalan di kota Lamongan ini bervariasi, sekitar 20 cm sampai 30 cm, hingga menyebabkan sejumlah jalan pun ditutup sementara agar tidak dilintasi kendaraan.
Berita Terkait
-
Demo Suporter Tuntut Iwan Setiawan 'Out' dari Persela Lamongan
-
Libas Persela 2-0, Borneo FC Melesat ke Papan Tengah Klasemen
-
Francisco Torres dan Terens Puhiri Masuk Papan Skor, Borneo FC Gebuk Persela
-
Tonton Babak Kedua Persela Lamongan Vs Borneo FC, Sedang Berlangsung
-
Link Live Streaming BRI Liga 1: Persela Lamongan vs Borneo FC
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
BRI Kembali Jadi Pemimpin, Portofolio Sustainable Finance Tembus Rp807,8 Triliun
-
Demo Ojol Ricuh di Surabaya, Massa Lempari Gedung Negara Grahadi
-
Demo Ojol di Grahadi Berujung Ricuh, Motor Dibakar, Gas Air Mata Ditembakkan
-
Surabaya Marketing Week 2025 Dorong Pemanfaatan AI untuk Daya Saing Ekonomi Jawa Timur