“Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lilah walhamdulillah, la illaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli sya’in qodir. Robbi asluka khoiro maa fii ha hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika minal kasali wa suilkibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fil qobri.”
Artinya, “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik allah, segala puji bagi allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali allah semata, tiada sekutu baginya. Milik allah kerajaan dan baginya pujian. Dialah yang mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepadamu kebaikan dihari ini dan kebaikan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepadamu dari kemalasan dan kejelekan dihari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada mu dari siksaan di neraka dan siksaan didalam kubur.
“Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.”
Artinya, “Ya allah, dengan rahmat dan pertolonganmu kami memasuki waktu pagi dan dengan rahmat dan pertolongan mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan mu kami hidup dan dengan kehendakmu kami mati. Dan dengan kehendakmu kami mati. Dan kepadamu kebangkitan (bagi semua makluk).”
4. Membaca Sayyidul Istighfar
“Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.”
Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Demikianlah bacaan dzikir pagi dan petang yang bisa mempermudah segala urusan dan memperlancar rezeki.
Kontributor : Agung Kurniawan
Baca Juga: Bacaan Dzikir Petang Sesuai Anjuran Nabi Muhammad SAW Serta Keutamaannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026
-
Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
-
Terkam CCTV! Perawat Puskesmas Kwanyar Laporkan Kades ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan
-
Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan