SuaraJatim.id - Tata cara sholat Idul Adha yang ditulis dalam Kitab Fathul Qorib, menurut ulama - ulama sholeh yang ada di Indonesia, tuntunannya sudah benar dan sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW.
Ingin tahu tata cara mengerjakan sholat idul adha yang sesuai dengan Sunnah Rasullullah SAW?
Ingin tahu tuntunan cara mengerjakan sesuai dengan Kitab Fathul Qorib? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Sholat Idul Adha sendiri dikerjakan sebanyak 2 rakaat. Diawali dengan niat, dan diakhiri dengan salam.
Adapun syarat wajib melaksanakan sholat idul adha, diantaranya, beragama Islam, berakal sehat, baligh, masuk waktu sholat, dan bersih dari nifas dan haid.
Melansir dari Buku Terjemahan Kitab Fathul Qorib karya Muhamad Saiful Anwar pada Sabtu (29/1/2022).
Adapun tata cara mengerjakan sholat idul adha sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
1. Takbiratul ihram dibarengi dengan niat dalam hati
“Ushallii sunnatan liidil adha rok’ataini (makmuman / imaaman) lillahi ta’alaa.”
Baca Juga: Viral Daging Kurban Disimpan Berbulan-bulan, Alasannya Mengharukan
Artinya: “Aku berniat salat Iduladha dua rakaat (sebagai makmum / imam) karena Allah ta’ala.”
2. Membaca doa iftitah. Berikut doanya:
“Allahu akbar, kabirau walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukrotaw washila. inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal arha hanifam muslimaw wa ma ana minal musyrikin. inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin la syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin.”
Artinya, "Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang mencipta langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah. Dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah Tuhan Semua Alam, tiada sekutu bagi-Nya. dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang muslim.”
3. Untuk rakaat pertama, dilakukan 7 (tujuh) kali takbir dan di antara tiap takbir itu disunahkan membaca:
"Subhaanallaahi walhamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar."
Tag
Berita Terkait
-
Manfaat Puasa Arafah, Jika Dijalankan Bisa Menghapus Dosa 2 Tahun
-
Sejarah Idul Adha, Kisah Ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT
-
Viral Daging Kurban Disimpan Berbulan-bulan, Alasannya Mengharukan
-
Ibu Simpan Daging Kurban Berbulan-Bulan, Alasannya Sukses Bikin Mewek
-
Panduan Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap dengan Artinya
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru