SuaraJatim.id - Amerika terus menjalin aliansi dan memperkuat persekutuan dengan sejumlah negara di Timur Tengah, mulai dari Uni Emirat Arab, Yordania dan Arab Saudi.
Kabar terbaru, negeri adidaya itu telah menyepakati penjualan senjata potensial kepada negara-negara sekutunya tersebut. Hal ini disampaikan Pentagon, Kamis (03/02/2022).
Departemen Pertahanan Amerika telah setuju penjualan jet tempur F-16 dan peralatan perang lainnya ke Yordania dengan perkiraan biaya 4,21 miliar dolar AS (Setara Rp 60,5 triliun).
Ini bisa dilihat dari meningkatnya serangan roket dan pesawat nirawak (drone) di Uni Emirat Arab dalam beberapa pekan terakhir.
Departemen Luar Negeri menyetujui permintaan Yordania untuk 12 jet tempur F-16 C Block 70, alat penjejak sasaran berbasis gelombang radio dan komponen amunisi terkait termasuk peranti ekor peluru kendali. Kontraktor utama untuk jet tersebut adalah Lockheed Martin Corp.
Arab Saudi diizinkan untuk membeli 31 Terminal Volume Rendah Sistem Distribusi Informasi Multifungsi (MIDS-LVT) seharga USD 23,7 juta (Setara Rp 340 miliar) untuk meningkatkan sistem pertahanan misilnya.
Terminal MIDS-LVT yang diusulkan akan dipasang di platform Pertahanan Udara (Terminal High Altitude Air Defense/THAAD) Kerajaan, sedangkan terminal MIDS-LVT (BU1) yang disediakan sebelumnya dipasang pada sistem pertahanan rudal PATRIOT, kata Pentagon.
Uni Emirat Arab disetujui untuk membeli suku cadang dan perbaikan senilai 30 juta dolar AS (Setara Rp 432 miliar) untuk sistem pertahanan rudal Homing All the Way Killer (HAWK).
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan pada Kamis.
Baca Juga: Green Card AS, Hak Istimewa Impian Para Pebisnis
Meskipun disetujui oleh Departemen Luar Negeri, pemberitahuan tersebut tidak menunjukkan bahwa kontrak telah ditandatangani atau bahwa negosiasi telah selesai. ANTARA
Berita Terkait
-
Green Card AS, Hak Istimewa Impian Para Pebisnis
-
Brad Maloney Tunggu Kedatangan Pemain Amerika Serikat di Skuad Malaysia untuk Piala AFF U-23
-
Krisis Ukraina, Vladimir Putin Akhirnya Buka Suara
-
Wow! Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Amerika Serikat Diakui Pemerintah Negara Paman Sam
-
Kualifikasi Piala Dunia 2022: Takumi Minamino Cetak Gol, Jepang Tekuk Arab Saudi 2-0
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?
-
Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih
-
Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun
-
GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar
-
Media Luar Negeri Ikut Soroti Penangkapan Listyo Sigit Prabowo