SuaraJatim.id - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sudah seharusnya ikut melestarikan alam. Salah satu caranya dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan.
Kemudian UMKM juga bisa melakukan edukasi kepada konsumen terkait bahan-bahan ramah lingkungan ini. Hal ini disampaikan Pengacara Publik Asal Lembaga Bantuan Hukum Surabaya Jauhar Kurniawan.
"Mereka bisa turut menjaga kelangsungan lingkungan hidup dengan menerapkan penggunaan bahan yang ramah lingkungan," katanya, Jumat (01/04/2022).
Jauhan menyatakan ini di sela diskusi terbatas bersama peserta Coke Tour, program kunjungan masyarakat ke fasilitas manufaktur Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia), pada Selasa, 29 Maret 2022.
Kegiatan yang berlangsung di pabrik Pasuruan itu dihadiri perwakilan UKM Jogoboyo Surabaya dan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Sidoarjo.
Menurut dia, program ini bisa menjadi media dialog antara usaha kecil dan besar dalam menciptakan peluang berkembang bersama.
Kunjungan itu sekaligus jadi sarana pelaku usaha kecil mendapat informasi tentang suatu produk, yang harapannya bisa diteruskan ke konsumen.
"Sudah semestinya konsumen memiliki informasi yang cukup tentang produk yang mereka beli atau konsumsi," katanya menegaskan.
Plant Operation Manager Surabaya Plant CCEP Indonesia Farid Alamsyah mengatakan sebagai salah satu industri barang konsumsi terbesar di dunia, CCEP menerapkan standar produksi dan kualitas yang sama di seluruh wilayah operasionalnya.
Baca Juga: Songsong IKN, UMKM di Benuo Taka Dibekali Kewirausahaan Digital
Mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur di Sumatra, Jawa, dan Bali, CCEP Indonesia memproduksi sejumlah minuman kemasan; soft drink (Coca-Cola, Fanta, dan Sprite), jus buah (Pulpy), susu (Nutriboost), serta teh (Frestea) dan air kemasan (Ades).
"Kualitas yang kami hasilkan di sini, juga bagaimana produksi dilakukan, itu sama dengan yang berlaku di Eropa," katanya menambahkan.
Sekretaris APKLI Sidoarjo Dwi Rahayu Ningsih mengatakan kunjungan ini menjadi pengalaman pertama bagi dia dan rekan-rekannya melihat langsung proses produksi minuman.
Kesan pertama yang ia dapat ketika memasuki fasilitas manufaktur tersebut adalah penerapan keselamatan kerja, semisal kewajiban penerapan protokol kesehatan. "Keselamatan dan kesehatan menjadi keutamaan," katanya.
Regional Corporate Affairs Manager-East Armytanti Hanum Kasmito mengatakan CCEP Indonesia berkomitmen menjalankan bisnis berkelanjutan. Selain menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas, produk yang dihasilkan dipastikan ramah lingkungan dan kesehatan konsumen.
Dari sisi kemasan plastik misalnya, kata dia memberi contoh, CCEP Indonesia kini mendirikan PT Amandina Bumi Nusantara, satu perusahaan daur plastik di Bekasi, Jawa Barat sebagai upaya untuk berkontribusi mengurangi sampah plastik di Indonesia.
Berita Terkait
-
Songsong IKN, UMKM di Benuo Taka Dibekali Kewirausahaan Digital
-
Mahasiswa UMM Melakukan Kegiatan PMM di Sentra Keripik Tempe Sanan
-
Kepri Direncanakan Jadi Hub Ekspor Produk UMKM karena Dekat dengan Singapura dan Malaysia
-
BRI: Joyland Festival Kesempatan UMKM Maksimalkan Penjualan Produk
-
BRI Boyong 10 Pelaku UMKM Hadir di Joyland Festival
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
-
DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!
-
BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi, Buka Akses Finansial Lebih Luas bagi Diaspora
-
Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku
-
Kering karena Kemarau Panjang: Dasar Waduk di Ngawi Disulap Jadi Ladang