SuaraJatim.id - Pemadam Kebakaran Kota Surabaya terus berjibaku memadamkan api di Tunjungan Plaza 5. Sejak pukul 17.43 hingga 21.21 WIB, petugas masih melakukan penyemprotan air di lantai 5.
Tak hanya puluhan Mobil Damkar dikerahkan, 3 Bronto Sky Lift juga terus membasahi TP 5 dari luar gedung plaza. Hingga berita ini diunggah, 2 bronto sky lift sudah mulai berhenti menyemprotkan air, hanya 1 bronto yang masih bekerja untuk memadam dan mendinginkan lokasi kebakaran.
Bahkan, tampak sudah sebanyak 4 kali asap hitam mengepul di area lantai 5 yang terbakar. Diduga mobil-mobil damkar di lokasi kebakaran menghabiskan pasokan air.
Dari keterangan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang sempat memasuki lokasi kebakaran mengatakan, kebakaran sempat merambat dari lantai 5 ke lantai 12.
"Diduga berasal dari lantai 5, tempatnya makan, setelah itu baru merambat ke atas di lantai 12. Tadi kita masuk ke sana untuk cek di lantai 12, kita tembak dengan bronto kita yang 52 meter sama 45 meter," ujar Eri.
Asap terus keluar hingga pukul 21.21 dan petugas terus berjuang mendinginkan lantai-lantai yang terbakar. Bahkan, titik api belum juga ditemukan.
"Dari 5 sampai 12 kita tembak semua. Setelah kita tembak, asap di lantai 5 dan 4 asapnya pekat. Memang kemungkinan di awal tadi. Pasukan masih di dalam, di lantai 4, semoga titik apinya segera ditemukan," terangnya.
Ia menjelaskan, hingga detik ini tidak ada korban jiwa dan korban luka, karena pengunjung dan pegawai segera dikeluarkan dengan cepat.
"Alhamdulillah dari sini sampai atas tidak ada korban, jadi manajemen sudah mengeluarkan dulu pengunjung, setelah itu sekuriti nya baru keluar," ungkapnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Imsakiyah Puasa Ramadhan Kota Surabaya, Kamis 14 April 2022
Selain itu, untuk penyebabnya masih belum diketahui. "Penyebab sendiri masih dicari, karena muncul dari tempat makan lantai 5, dia masuk ke jaringan pembuangan, akhirnya sampai ke lantai 12, sehingga apinya sampai lantai 12," katanya menegaskan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ke Lokasi
Mengetahui adanya kebakaran di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza 5, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung melihat lokasi kebakaran.
Eri yang datang menggunakan pakaian kemeja putih, langsung berganti pakaian APD pemadam kebakaran. Usai menggunakan perlengkapan tersebut, Eri bertanya apa saja dan kondisi terkini lokasi kebakaran Tunjungan Plaza 5.
"Kondisinya saat ini seperti apa pak? Terus ini sudah aman?" tanya Eri pada petugas pemadam kebakaran.
Usai bertanya ke petugas Damkar, orang nomor wahid di Kota Pahlawan ini langsung bergegas masuk menuju pintu masuk TP 5 Surabaya, dengan pengawalan petugas Damkar lainnya.
Berita Terkait
-
Jadwal Sholat dan Imsakiyah Puasa Ramadhan Kota Surabaya, Kamis 14 April 2022
-
Pengunjung Sempat Terjebak di Dalam Mal Tunjungan Plaza saat Kebakaran, Ada yang Panik Belum Bayar Makanan
-
Kebakaran Tunjungan Plaza Terkendali Namun Asap Tebal Masih Muncul, Petugas: Butuh Oksigen
-
Kebakaran Mal Tunjungan Plaza, Pengunjung Panik
-
Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya, Pemadam Kesulitan Padamkan Api Karena di Lantai Atas
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung