SuaraJatim.id - Kecelakaan tragis menimpa pasangan suami-istri Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tuban Jawa Timur ( Jatim ).
Keduanya berboncengan sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba mereka menabrak truk yang sedang parkir di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (29/06/2022).
Akibat kecelakaan tersebut, suami tewas di lokasi kejadian, sementara istrinya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius yang dialaminya.
Lokasi kecelakaan ini persisnya terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, suami yang meninggal itu bernama Achmad Jakfar (57), warga Perum Tuban Akbar, Kelurahan Perbon, Kota Tuban.
Sementara istrinya yang dibonceng di belakang bernama Tiah (55), yang berprofesi sebagai guru PNS setempat.
Untuk kronologisnya, kecelakaan itu berawal saat Ahmad Jakfar mengendarai sepeda motor Vario dengan nomor polisi (Nopol) S 6095 IN dari arah selatan menuju utara. Saat itu, korban mengemudi dalam kecepatan cukup tinggi.
“Sepeda motor itu jalan dari selatan. Tahunya ada suara benturan keras, saya kira awalnya ban saya pecah. Ternyata saya lihat motor itu nabrak kendaraan saya,” ujar Yaqin Tohari (27), pengemudi truk warga Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Tuban.
Motor Vario itu menabrak bak belakang truk diesel dengan nopol K 1593 KS. Truk diesel bermuatan batu kapur yang awalnya dikemudikan oleh Yaqin Tohari tersebut sampai parkir di sisi kiri jalan Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Malam-malam Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Ngawi, Dua Orang Tewas
“Ini saya muatan batu kumbung dari Gresik. Saya berhenti ini soalnya mendinginkan ban,” sambung sopir truk yang ditabrak motor tersebut.
Setelah menabrak bagian belakang bak truk, pasutri itu jatuh tersungkur di tengah jalan dengan helm yang terlepas. Akibatnya, pasutri tersebut mengalami luka cukup parah.
“Akibat dari kejadian ini satu korban yakni Achmad Jakfar pengendara motor meninggal dunia di TKP. Sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Kanit Penegakan Hukum (Gakum) Sat Lantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono di TKP.
Petugas kepolisian Unit Laka Sat Lantas Polres Tuban yang tiba di lokasi langsung melalukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian.
Selanjutnya untuk barang untuk kedua kendaraan yang terlibat kemudian diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Malam-malam Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Ngawi, Dua Orang Tewas
-
Viral Pengendara Mobil Dilempari Batu dan Dihujani Cacian saat Bubarkan Aksi Balap Liar di Tuban
-
Sorotan Peristiwa Kemarin, Guru Ngaji Cabuli Murindnya Sampai Cerita Rumah Warga Tuban Rusak Parah Tersambar Petir
-
52 Tahun Mengabdi Jadi Guru, Kakek Tua 75 Tahun Ini Tak Kunjung Jadi PNS
-
Waduh! Rumah Seorang Janda Ini Disambar Petir Hingga Hancur, Begini Kondisinya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB