SuaraJatim.id - Sejumlah kios di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto terbakar. Para pedagang panik berupaya memadamkan api.
Informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi sekira pukul 19.20 WIB. Api mulanya diketahui dari salah satu warung makan yang berada di bagian dalam pasar sisi barat.
"Api muncul dari dalam warung Bu Rus, kemudian disusul ledakan," kata Ahmad Roziq (31), salah seorang saksi mata di lokasi kebakaran, Senin (18/7/2022).
Dengan cepat api membakar bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Bahkan, kobaran api juga merambat ke dua kios lain yang berada di sisi kiri dan kanan.
"Kemudian merambat ke bangunan kosong yang di belakang. Bangunan belakang kosong. Total ada 3 kios yang terbakar," ucap Roziq.
Menurut Roziq, sebelum terbakar warung makan Bu Rus dalam keadaan tertutup. Lantaran pemilik warung pergi ke kondangan. Diduga pemilik warung lupa mematikan kompor saat ditinggal pergi.
"Biasanya tidak pernah tutup, tapi ini tadi ditinggal kondangan. Kemungkinan lupa mematikan kompor saat menghangatkan sayur," ucap Roziq.
Sejumlah warga yang mengetahui adanya kebakaran tersebut spontan berupaya untuk memadamkan kobaran api. Sementara para pedagang lain di sekitar kios yang terbakar panik berupaya menyelamatkan dagangannya.
"Tadi ditelepon kalau kiosnya terbakar, sampai sini api sudah besar. Yang bisa diselamatkan langsung diambil," kata salah satu pemilik kios yang terbakar, Khofifah Ramadhani (20).
Baca Juga: Rumah Produksi Es Doger di Tanah Sareal Bogor Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Di lokasi yang sama, Wakapolsek Sooko AKP Sohibul Yakin mengatakan, dugaan sementara kebakaran disebabkan dari kompor di warung makan milik Rus. Lantaran pemilik warung lupa mematikan kompor saat ditinggal ke kondangan.
"Dugaan penyebabnya (kebakaran) dari kompor warung itu, tadi katanya pas masak ditinggal buwuh (kondangan)," kata Wakapolsek di lokasi.
Wakapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam ledakan ini. Sementara untuk penyebab ledakan disinyalir berasal dari tabung gas LPG. Lantaran ledakan terjadi setelah kios terbakar.
"Ledakan dari LPG, sudah kami lihat juga, sudah diamankan. Untuk kerugian masih kita data," tukas Wakapolsek.
Sementara itu, pantauan Suara.com di lokasi, sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan. Beruntung api bisa dipadamkan setelah 1 jam petugas berjibaku menjinakkan amukan si jago merah.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
-
Pria Ini Bakar Rumah Istri di Delitua, Begini Motifnya
-
Si Jago Merah Mengamuk di Aceh Besar, 2 Rumah Terbakar
-
RSUD di Cianjur Kebakaran, dr Jan Izaac Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
-
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati Edukasi Pentingnya Pemahaman Literasi Sejak Dini
-
Bahas Satu Data, Bupati Mojokerto: Pengolahan Data Jadi Bagian Penting untuk Membuat Kebijakan yang Tepat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas