SuaraJatim.id - Raja Inggris Rayu Elizabeth II meninggal dunia kemarin. Dunia pun ramai-ramai mengirim pesan duka cita meninggalnya raja Inggris terlama itu, 70 tahun.
Tidak terkecuali Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Presiden menyampaikan duka cita mendalam atas kematian ratu yang bertahta selama 70 tahun tersebut. Elzabeth meninggal di usianya yang ke 96 tahun.
"I am deeply saddened by the passing of Queen Elizabeth II, a widely admired and beloved queen (Saya sangat berduka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II, seorang ratu yang sangat dikagumi dan dicintai)," kata Presiden Jokowi melalui akun twitter resminya @jokowi pada hari Jumat.
Ratu Elizabeth II mengembuskan napas terakhir di Istana Balmoral, Aberdeenshire, Skotlandia, Jumat. Kondisi kesehatan Ratu Elizabeth II memburuk usai dirawat pada bulan Oktober 2021.
"My deepest sympathy and heartfelt condolences to the Royal Family, the government, and the people of the UK (Saya sampaikan simpati dan belasungkawa yang tulis kepada keluarga kerajaan, pemerintah dan rakyat Britania Raya," tambah Presiden.
Ratu Elizabeth II adalah pemimpin yang paling lama memerintah dalam sejarah Inggris meninggal pada usia 96 tahun dengan damai di Balmoral.
Pada Kamis (8/9) pagi, pihak keluarga kerajaan mengumumkan para dokter khawatir tentang kesehatan Ratu dan menempatkannya di bawah pengawasan medis.
Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip juga telah meninggal dunia pada bulan April 2021 pada usia 99 tahun.
Elizabeth dan Philip menikah selama lebih dari 70 tahun dan memiliki empat anak: Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward.
Ratu Elizabeth II adalah kepala negara Inggris yang paling banyak bepergian dan ratu Inggris yang paling lama menikah.
Ia telah memerintah lebih lama daripada raja lainnya dalam sejarah Inggris, menjadi sosok yang sangat dicintai dan dihormati selama pemerintahannya beberapa dekade.
Sang Ratu mencapai tonggak sejarah 70 tahun di atas takhta pada tanggal 6 Februari 2022, merayakan dengan Platinum Jubilee pada bulan Juni untuk menandai kesempatan tersebut.
Elizabeth meninggalkan empat anak, delapan cucu, dan 12 cicit. Putra sulungnya, Charles (73), segera naik takhta Inggris setelah kematiannya.
Pangeran Harry, Pangeran William, Pangeran Andrew, dan lainnya bertolak menuju Balmoral di Skotlandia untuk berada di samping Ratu.
Setelah wafatnya Ratu, putra sulung Ratu, Charles, menjadi Raja Inggris Raya dan Persemakmuran Inggris, dan istrinya Camilla Parker Bowles mendapat gelar Queen Consort. ANTARA
Berita Terkait
-
Megan Markle, Istri dari Pangeran Harry Tidak Diketahui Saat Suaminya ke Skotlandia Temani Ratu Elizabeth II
-
MENCEKAM, Cerita Horor Keluarga Kerajaan Inggris Lihat Penampakan Ratu Elizabeth di Perpustakaan Kastil Windsor
-
Ratu Elizabeth II Mangkat, Deretan Pemimpin Dunia Ini Ungkapkan Belasungkawa
-
Charles Naik Takhta, Warganet +62 Sewot dan Enggak Ikhlas Camilla Jadi Queen Consort
-
Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Bagaimana Nasib Anjing dan Hewan Peliharaan Lainnya?
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI
-
Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya
-
3 Anggota DPRD Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Bakal Lolos Penjara Lewat Jalur RJ
-
Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter