Seperti dijelaskan Sub kor Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim, meskipun tidak ada korban jiwa pada kejadian gempa dengan magnitudo (M) 5,6 tersebut, tetapi ada sembilan warga Kabupaten Sukabumi yang mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan dari petugas medis di Puskesmas, RSUD Sekarwangi Cibadak dan RS Betha Medika Cisaat.
Selain itu, warga yang rumahnya mengalami rusak berat sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman baik ke kerabatnya maupun fasilitas umum lainnya. Untuk bantuan darurat sudah mulai disalurkan ke sejumlah korban.
"Tidak hanya rumah, getaran dari gempa tersebut juga merusak sekolah, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya. Saat ini petugas penanggulangan bencana masih berada di berbagai lokasi yang terdapat laporan kerusakan," ujarnya.
Adapun data kerusakan di setiap kecamatan yakni Kecamatan Caringin dua bangunan sekolah rusak dan 89 rumah rusak satu warga luka ringan, Kecamatan Sukaraja 18 rumah rusak dan satu keluarga terdiri dari lima jiwa mengungsi.
Kecamaan Kadudampit satu bangunan sekolah rusak, 23 rumah rusak berat dan 25 rusak ringan serta tiga kepala keluarga mengungsi, Kecamatan Nagrak 67 rumah rusak, Kecamatan Gegerbitung satu bangunan sekolah , satu sarana ibadah dan tujuh rumah rusak.
Kecamatan Ciambar tujuh rumah rusak sedang, Kecamatan Sukabumin tiga sarana ibadah dan 45 rumah rusak, Kecamatan Cikidang satu rumah rusak, di Kecamatan Cisaat 1 rumah rusak berat, 2 rusak sedang, 6 rusak ringan dan satu warga luka ringan.
Kecamatan Cibadak dua rumah rusak sedang, Kecamatan Cidahu satu rumah rusak ringan, Kecamatan Sukalarang delapan rumah rusak berat, 123 rusak ringan 8 KK mengungsi, tujuh warga luka ringan.
Kecamatan Gunungguruh akses jalan rusak, Kecamatan Curugkembar satu unit sarana ibadah rusak dan Kecamatan Cicantayan satu unit bangunan sekolah rusak.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi V DPR Malah Cengengesan Saat Gempa Cianjur, Ajakan Mitigasi BMKG Dibalas Kekehan
Tag
Berita Terkait
-
Wakil Ketua Komisi V DPR Malah Cengengesan Saat Gempa Cianjur, Ajakan Mitigasi BMKG Dibalas Kekehan
-
Update Korban Gempa Cianjur: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-luka
-
Adik Jadi Korban Gempa Cianjur, Dinar Candy Bakal Beri Imbalan ke Orang yang Menemukannya
-
Jokowi Perintahkan Menteri PUPR Atasi Dampak Gempa Cianjur, 7 Ekskavator Dan 10 Truk Besar Dikerahkan Bersihkan Longsor
-
Masjid Hingga Markas Polisi Jadi Tempat Mengungsi, Rumah Sakit Sibuk Dipenuhi Korban Gempa Cianjur
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Khofifah Apresiasi Peran Polri dalam Melayani Masyarakat di Hari Bhayangkara ke-80
-
Anisa Alumnus Unair Meninggal saat Mengikuti Latsarmil Kopdes Merah Putih
-
Hanya Karena Sampah: Nyawa Pelajar SMP Lumajang Melayang Usai Dianiaya Teman Sekelas
-
Insiden di Bypass Balongmojo Mojokerto: Jasad Misterius Tergeletak di Depan SPBU
-
Penemuan Mayat di Saluran Air: Pak Ogah Tol Mojokerto Barat Ditemukan Tewas Usai Subuh