SuaraJatim.id - Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Ferry Irawan sesuai jadwal bakal diperiksa oleh Tim Penyidik dari Polda Jatim hari ini, Senin (16/01/2023).
Hal ini sebelumnya disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto di depan Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis 12 Januari 2023 lalu. Saat itu Ferry ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.
Dirmanto saat itu mengatakan telah mengirimkan surat panggilan pada Ferry Irawan, guna pemeriksaan hari ini.
"Hari ini akan dilayangkan surat panggilan kepada FI, supaya hari Senin nanti, memenuhi panggilan penyidik yang sudah dilayangkan," kata Dirmanto.
Sebelumnya, Polda Jatim menetapkan Ferry Irawan menjadi tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada korban Venna Melinda.
Kepolisian menetapkan Ferry Irawan menjadi tersangka pada Kamis (12/1/2023), setelah pemeriksaan kedua, Venna Melinda di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim.
"Tim penyidik Ditreskrimum sudah melakukan olah TKP, dan memeriksa sekitar 6 orang saksi di Kediri. Saksi itu diantaranya housekeeping, front office, dan pegawai hotel yang melihat, termasuk CCTV saat masuk dan keluar itu diperiksa semuanya," ujar
Penetapan Ferry menjadi tersangka, setelah kepolisian melakukan gelar perkara pada Rabu kemarin. Dan tepat setelah Venna Melinda masuk ke Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, kepolisian memberikan keterangan status Ferry.
"Kami juga mengumpulkan barang bukti dari sana, diantaranya sprei, handuk, dan sample darah, kemudian juga dilakukan gelar perkara, dan dinaikan statusnya saudara FI ini akan dinaikan menjadi tersangka," terang Dirmanto.
Baca Juga: Venna Melinda Sering Mengiggau Hingga Tiba-tiba Nangis Setelah di KDRT Ferry Irawan
Saat ini, penyidik juga sudah mengirimkan surat panggilan pada Ferry Irawan, guna pemeriksaan pada Senin depan.
"Hari ini akan dilayangkan surat panggilan kepada FI, supaya hari Senin nanti, memenuhi panggilan penyidik yang sudah dilayangkan," jelas Dirmanto.
Dirmanto juga menjelaskan, kedatangan Venna Melinda dan pengacaranya, Hotman Paris Hutapea pada hari ini.
"Ini tadi mbak Venna sudah datang, guna melakukan pemeriksaan tambahan, didampingi oleh pengacara Hotman Paris," tegasnya.
Penyidik juga sudah memberikan SP2HP, yakni perihal perkembangan kasus KDRT yang menimpa Venna Melinda di salah satu hotel di Kediri.
"Kemudian penyidik juga menyampaikan SP2HP, perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik, pada korban maupun pengacara," terangnya.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Sering Mengiggau Hingga Tiba-tiba Nangis Setelah di KDRT Ferry Irawan
-
Athalla Dan Varrell Tahu Venna Melinda Sosok Bucin: Kita Gak Enak
-
Verrel Bramasta dan Athalla Naufal Main Abjad Challenge, Diduga Roasting Venna Melinda dan Ferry Irawan
-
Pengacara Ferry Irawan Mohon-mohon Damai dengan Venna Melinda: Ayolah Kita Coba!
-
Pernah Bertemu, Roro Fitria Sempat Punya Firasat Buruk Tentang Ferry Irawan
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
Terkini
-
Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab
-
Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo
-
Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar
-
Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal
-
Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim