Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Sabtu, 20 Januari 2024 | 17:56 WIB
Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (20/1/2024) pukul 10.02 WIB yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung api Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang. (ANTARA/HO-PVMBG)

Waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang menjadi anak dari Besuk Kobokan.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengungkapkan, belum ada dampak dari dua kali erupsi Gunung Semeru.

"Tidak ada sebaran abu vulkanik yang mengarah ke permukiman warga dan aktivitas warga berjalan normal, meskipun Gunung Semeru erupsi," kata Wawan.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Setinggi 2 Km, Waspada Banjir Lahar Dingin

Load More